skorbola365 – Liam Rosenior mungkin memilih bersikap rendah hati setelah Chelsea memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions. Namun, kemenangan comeback atas Napoli asuhan Antonio Conte jelas menjadi salah satu momen paling berkesan dalam awal karier manajerialnya bersama The Blues.
Mengalahkan sosok yang pernah membawa Chelsea menjuarai Liga Premier dan meninggalkan jejak kuat di Stamford Bridge bukanlah pencapaian kecil, terutama bagi seorang manajer yang baru menjabat.
Baca juga : Live Score PSG 1-1 Newcastle : Klasemen & Analisis Hasil Liga Champions

Duel Murid dan Guru di Panggung Eropa
Pertandingan ini menjadi laga Liga Champions kedua bagi Rosenior sejak resmi mengambil alih Chelsea awal bulan ini. Di sisi lain, Antonio Conte hadir sebagai ahli taktik berpengalaman dengan reputasi besar di kompetisi Eropa.
Chelsea menghadapi tekanan luar biasa di Stadio Diego Armando Maradona. Napoli unggul 2-1 dan atmosfer stadion membuat The Blues berada di ambang harus melewati babak play-off dua leg demi bertahan di kompetisi.
Banyak pengamat Skor Bola 365 menilai momen ini sebagai ujian mental terbesar Rosenior sejauh ini.
Perubahan Taktik yang Mengubah Segalanya
Di babak kedua, Rosenior mengambil langkah berani dengan perubahan taktik yang lebih proaktif. Keputusan tersebut terbukti krusial.
João Pedro tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol penting yang membalikkan keadaan. Chelsea pun keluar sebagai pemenang dan menjadi tim kedua yang mampu mengalahkan Napoli di kandang mereka dalam 21 pertandingan terakhir.
Hasil ini memastikan Chelsea finis di posisi delapan besar fase liga dan lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.
Rosenior Tetap Rendah Hati
Usai pertandingan, Rosenior menolak membesar-besarkan pencapaian pribadinya.
“Ini bukan tentang saya. Tugas saya adalah memenangkan pertandingan sebagai manajer Chelsea. Saya tidak melihatnya sebagai peringkat dalam karier saya,” ujarnya.
Meski begitu, kemenangan ini jelas memperkuat kepercayaan publik terhadap pendekatan dan keberanian taktiknya, terutama di level tertinggi Eropa.
Nasib Berbeda bagi Antonio Conte
Sementara Chelsea merayakan keberhasilan, Antonio Conte harus kembali menelan kenyataan pahit. Napoli finis di posisi ke-30 dari 36 tim di fase liga dan gagal melaju ke babak gugur.
Ini menjadi kali keempat dalam karier Conte di mana tim yang ia tangani tersingkir lebih awal dari Liga Champions sebuah catatan yang kontras dengan reputasinya sebagai pelatih elite.
Bagi pembaca setia Skor Bola 365, laga ini menjadi bukti bahwa dinamika sepak bola Eropa terus berubah, dan generasi pelatih baru mulai mengambil panggung utama.

