Morata Buka Suara soal Perceraian: Cinta Tak Cukup, Bukan Orang Ketiga
“Kami saling mencintai, tetapi tidak saling memahami.”
Kalimat itu diucapkan Morata tanpa getar. Bukan skandal, bukan perselingkuhan. Hanya dua manusia yang lelah dan memilih damai dengan caranya sendiri.
SKORBOLA365 – Alvaro Morata akhirnya angkat bicara. Striker Timnas Spanyol itu mengonfirmasi perceraiannya dengan Alice Campello. Kabar ini mengejutkan publik. Pasalnya, mereka baru saja melewati masa rekonsiliasi setahun lalu. Yang membuat publik terkejut, Morata menegaskan tidak ada pihak ketiga dalam perceraian ini. Penyebabnya justru lebih personal. Ia dan Campello merasa saling mencintai, tetapi gagal menemukan bahasa yang sama. Pernyataan lengkap Alvaro Morata soal perceraian ini dapat Anda simak di SKORBOLA365.
Baca Juga : Chelsea Gagal Naik ke Empat Besar Usai Ditahan Imbang Leeds
Keputusan Berat yang Diambil Morata
Alvaro Morata telah hidup terpisah sejak Januari 2026. Ia meninggalkan kediaman keluarga di Milan. Rumah barunya sengaja dipilih tak jauh dari tempat tinggal Campello. Tujuannya satu: tetap dekat dengan keempat buah hati mereka.
Momen paling simbolis terjadi saat ulang tahun Bella, putri bungsu mereka. Morata terlihat menekan bel interkom dari luar. Ia menunggu di pintu. Pemandangan yang tak biasa jika ia masih tinggal di sana. Publik mulai bertanya-tanya.
Bantahan Tegas Alvaro Morata soal Isu Selingkuh
Media Italia sempat mengaitkan nama Elena Sirigu. Alvaro Morata membantahnya dengan nada keras. Dalam wawancara dengan Mediaset, ia berkata:
“Tidak ada teman spesial. Saya tidak tertarik dengan hal itu sekarang. Jika suatu hari nanti saya punya teman spesial, saya akan berjalan dengannya secara normal. Kalian akan melihatnya sendiri.”
Morata menyebut tuduhan itu kejam, terutama karena melibatkan anak-anak. Ia menilai penyebar isu “tidak punya hati”.
Menariknya, Alice Campello justru membela sahabatnya itu. Ia turun tangan membantah tuduhan miring. Campello menegaskan Elena adalah teman keluarga yang sudah dikenalnya bertahun-tahun. Dengan demikian, nama baik Morata ikut terbela.
Akar Masalah Menurut Morata
Lalu apa penyebab sesungguhnya? Alvaro Morata memberikan jawaban jujur:
“Kami menderita karena saling mencintai, tetapi tidak saling memahami.”
Ia juga membantah stereotip bahwa Campello lebih menderita. “Kami sama-sama sakit. Bukan berarti dia terluka dan saya tidak.”
Inilah inti permasalahannya. Bukan kekerasan, bukan intervensi mertua, apalagi perselingkuhan. Dua manusia yang masih sayang, tetapi kehabisan cara untuk tetap bersama.
Tabel: Inti Pernyataan Resmi Alvaro Morata
| Aspek | Pernyataan Alvaro Morata | Sumber |
|---|---|---|
| Status Hubungan | Berpisah definitif sejak Januari 2026 | Wawancara Eksklusif |
| Isu Pihak Ketiga | Tidak ada. Morata bantah keras | Mediaset |
| Perasaan Saat Ini | Saling cinta, tak saling memahami | Pernyataan Langsung |
| Fokus Utama | Empat anak, komunikasi tetap terjaga | Sumber Terpercaya |
| Sikap terhadap Rumor | “Penyebar isu tidak punya hati” | ¡HOLA! |
Peran Morata sebagai Ayah di Tengah Badai
Meski rumah tangganya runtuh, Alvaro Morata tetap hadir sebagai ayah. Ia rutin menjemput anak-anak. Dan Ia hadir di acara keluarga, termasuk pesta ulang tahun Bella. Ia dan Campello tinggal berdekatan. Semua demi kemudahan mengurus Alessandro, Leonardo, Edoardo, dan Bella.
Tidak ada drama di depan publik. Tidak ada saling hujat.Morata memilih jalan sunyi yang dewasa. Profil dan perjalanan karier Morata selengkapnya bisa diikuti di SKORBOLA365.
Badai Lain dalam Karier Alvaro Morata
Tekanan rumah tangga beriringan dengan paceklik gol. Alvaro Morata belum mencetak gol di Serie A bersama Como. Satu-satunya gol ia lesakkan di Coppa Italia kontra Fiorentina.
Ia pernah membuka diri soal kesehatan mental. Dalam sebuah dokumenter, Morata mengaku memiliki pikiran buruk dan merusak diri sendiri. Ia sempat bertanya: “Apakah layak bermain untuk Spanyol jika setiap pergi bersama keluarga, ada yang menghina dan mengejek?”
Namun ia memilih bertahan. “Jika saya pensiun dari timnas, mereka akan menang.” Kini, dengan status duda dan karier yang lesu, mental baja Alvaro Morata kembali diuji.
Kilas Balik Cinta Alvaro Morata dan Alice Campello
Alvaro Morata dan Alice Campello menikah di Venesia tahun 2017. Perkenalan mereka unik. Morata mengirim DM Instagram. Dua minggu kemudian, mereka memutuskan tinggal bersama.
Dari pernikahan itu, lahir empat putra. Campello pernah berkata: “Tidak ada hubungan yang sempurna, tapi cinta sejati itu ada. Ketika kau memilikinya, kau perjuangkan sampai akhir.”
Perjuangan itu usai di Februari 2026. Morata memulai babak baru: sebagai kepala keluarga tunggal sekaligus pemain yang mencari kembali ketajamannya.
Menghormati Keputusan dan Kejujuran Morata
Perceraian Alvaro Morata bukanlah skandal. Tak ada pengkhianatan. Tidak ada kebohongan besar. Tidak ada aib yang ditutup-tutupi.
Yang ada adalah pengakuan jujur: cinta saja tidak cukup.
Morata memilih berpisah tanpa saling menyalahkan. Ia masih satu tim dengan mantan istri dalam mengasuh anak-anak. Dan juga Ia tetap membela Campello ketika pihak ketiga diseret-seret. Ia menjaga sikap dan menghormati mantan pasangannya.
Publik mungkin kecewa. Pasangan idola yang tampak harmonis ternyata menyimpan lelah yang tak terlihat. Namun Morata telah memilih jalan sunyinya. Kita hanya perlu satu hal: menghormati keputusan dan kejujuran Morata.

