skorbola365 – Para pendukung setia The Bhoys tengah dimanjakan performa tim kesayangannya. Bukan sekadar kemenangan, tetapi cara mereka meraihnya yang luar biasa. Semangat juang tak kenal menyerah hingga akhir kini kembali menghiasi permainan Celtic. Karakter ini sontak mengingatkan publik pada masa kejayaan di era Martin O’Neill dulu. Jika Anda ingin mendapatkan analisis SKOR BOLA 365 mendalam tentang fenomena kebangkitan ini, kami menyediakan ulasan eksklusif dan data lengkap.
Martin O’Neill, manajer legendaris yang kembali menukangi Celtic secara interim, berbicara blak-blakan. Ia mengakui skuad asuhannya saat ini memiliki kemiripan dengan tim impiannya di awal tahun 2000-an. Pernyataan ini muncul setelah Celtic kembali menunjukkan taringnya. Mereka membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 atas Kilmarnock di Rugby Park, Jumat dini hari lalu.
Drama Comeback ala Era Emas O’Neill
Tim tamu tertinggal dua gol di babak pertama. Namun atmosfer berubah total setelah turun minum. O’Neill melakukan sejumlah perubahan, dan hasilnya instan. Sebastian Tounekti mencetak gol indah untuk memulai kebangkitan. Julian Araujo kemudian menjadi pahlawan dengan tendangan kerasnya pada menit ke-97, memastikan tiga poin dramatis bagi juara bertahan.
Jika Anda memantau LIVE SCORE saat pertandingan berlangsung, Anda akan melihat bagaimana denyut nadi pertandingan berubah drastis. Data menunjukkan penguasaan bola Celtic meningkat 65% di babak kedua. Tekanan konstan yang mereka berikan akhirnya membuahkan hasil di menit-menit krusial.
Ini bukan hanya kebetulan belaka. Kemenangan atas Kilmarnock adalah kali ketiga dalam sepekan Celtic mampu merebut kemenangan dari situasi yang tampaknya sudah kalah. Sebelumnya mereka nyaris tersingkir dari Piala Skotlandia. The Bhoys akhirnya menang di babak perpanjangan waktu dengan perjuangan luar biasa.
Data Statistik yang Mencengangkan
Data SKOR BOLA 365 mencatat fenomena “gol di menit akhir” ini memecahkan rekor baru. Celtic telah mencetak enam gol kemenangan pada menit ke-90 atau lebih di Liga Premier Skotlandia musim ini. Jumlah ini merupakan yang terbanyak oleh tim mana pun dalam satu musim sejak liga ini berganti nama pada tahun 2013.
Bagi O’Neill, ini bukan sekadar keberuntungan semata. Ini adalah semangat yang ia kenali betul dari pengalaman masa lalunya. “Saya pernah melatih tim dengan kualitas terbaik di sini lebih dari 20 tahun lalu,” ujar pria asal Irlandia Utara berusia 73 tahun itu kepada BBC Scotland.
“Tim itu memiliki banyak semangat, banyak ketahanan, banyak kemampuan,” kenangnya dengan mata berbinar. “Dan anak-anak asuhanku yang sekarang ini meniru itu dalam banyak aspek. Bahkan terkadang mereka melampauinya dengan determinasi luar biasa.”
LIVE SCORE Membuktikan Kebangkitan The Bhoys
Apakah ini sekadar keberuntungan? LIVE SCORE menunjukkan bahwa ini adalah buah dari tekanan konstan. Data membuktikan Celtic menciptakan 23 peluang di babak kedua melawan Kilmarnock. Keyakinan yang tidak pernah padam menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing gelar musim ini.
Kedatangan O’Neill pada Oktober 2025 memang tidak direncanakan. Ia ditunjuk sebagai manajer interim setelah Brendan Rodgers mengundurkan diri di tengah musim. Saat itu Celtic tertinggal jauh di belakang pemuncak klasemen Heart of Midlothian. Namun yang terjadi selanjutnya adalah kebangkitan yang terasa familiar.
Data yang dihimpun analisis SKOR BOLA 365 menunjukkan perubahan drastis sejak O’Neill mengambil alih. Tingkat penguasaan bola meningkat signifikan dari 52% menjadi 61% per pertandingan. Yang terpenting, efisiensi di sepertiga akhir lapangan melonjak hingga 45% dibanding periode sebelumnya.
Dampak O’Neill tidak hanya terasa di atas kertas statistik. Pengaruhnya juga sangat terasa di ruang ganti pemain. Arne Engels, gelandang muda Belgia yang bahkan belum lahir saat O’Neill membawa Celtic ke final Eropa, merasakan perubahan positif itu.
Pengakuan Para Pemain
“Saya pikir semua orang bersama-sama dan memiliki perasaan yang sangat baik,” ujar Engels antusias. “Manajer yang datang membawa perasaan yang sangat positif tentang segalanya. Ia mengangkat suasana ruang ganti dengan caranya yang khas.”
Luke McCowan, rekan setimnya, bahkan menggambarkan perasaan surreal ketika legenda hidup itu kembali memimpin latihan. “Saya merasa seperti berada di mesin waktu,” katanya kepada Daily Record dengan takjub.
Ia membayangkan bagaimana rasanya tiba-tiba dilatih oleh manajer yang membawa Henrik Larsson dkk ke final Eropa. Pengalaman itu menjadi motivasi ekstra bagi para pemain muda untuk terus belajar dan berkembang.
Menilik Warisan O’Neill dari Masa Lalu
Era kejayaan O’Neill antara 2000 hingga 2005 adalah masa-masa emas bagi Celtic. Ia membawa pulang tiga gelar liga, tiga Piala Skotlandia, dan satu Piala Liga. Lebih dari itu, ia membawa klub ke final Piala UEFA 2003 di Seville. Skuad itu dihuni nama-nama legendaris seperti Henrik Larsson, Chris Sutton, dan John Hartson.
Kini dengan segala pengalaman dan kebijaksanaannya, O’Neill tetap berkepala dingin. Ia memuji semangat tim, tetapi juga mengingatkan bahwa ini belum cukup untuk jadi juara. “Saya pikir kami sangat buruk di babak pertama,” tegasnya dengan nada kritis.
“Kami harus bertahan dan terus memberikan bola kepada lawan,” lanjutnya evaluatif. “Tetapi babak kedua benar-benar berbeda dari sebelumnya. Tapi kau tidak bisa terus-menerus melakukan hal seperti ini. Kami harus tampil selama 90 menit penuh.”
Analisis Eksklusif dari Pakar
Mantan kiper Celtic, Pat Bonner, justru melihat kebiasaan menang di menit akhir ini secara berbeda. Ia menilai ini sebagai ciri khas tim yang sedang dalam perjalanan menjadi juara sejati. “Mereka tahu sekarang bahwa pertandingan ini bukan 90 menit,” ujarnya analitis.
“Pertandingan adalah 96 hingga 97 menit dan mereka akan terus bermain sampai peluit akhir berbunyi,” lanjut Bonner penuh keyakinan. “Dan itulah ciri khas tim perebut gelar juara yang sesungguhnya di kompetisi ketat seperti Skotlandia.”
Untuk mendapatkan wawasan lebih mendalam tentang strategi O’Neill dan dampaknya di klasemen, Anda bisa membaca analisis eksklusif hanya di SKOR BOLA 365. Kami menyediakan data statistik lengkap dan opini pakar yang tidak tersedia di portal lain.
Dengan persaingan gelar yang semakin ketat, semangat pantang menyerah ini mungkin menjadi faktor penentu. Saat ini hanya terpaut tiga poin antara tiga besar klasemen. Setiap pertandingan menjadi final yang menentukan nasih juara musim ini.
Para penggemar yang ingin terus mengikuti perjalanan dramatis The Bhoys dan tim lainnya, dapat mengandalkan LIVE SCORE tercepat. Pantau juga analisis mendalam dan berita terkini seputar Liga Premier Skotlandia hanya di SKOR BOLA 365. Kami hadir untuk memenuhi dahaga Anda akan informasi sepak bola akurat dan terpercaya.

