skorbola365 – Pemandangan Pep Guardiola yang berseri-seri sambil mengepalkan tinju ke seluruh penjuru Stadion Etihad menjadi simbol betapa pentingnya kemenangan ini bagi Manchester City.
Pada laga yang penuh ketegangan, City sukses menaklukkan Newcastle United dengan skor 2-1. Hasil tersebut bukan sekadar tiga poin, melainkan pesan tegas untuk rival utama mereka dalam perebutan gelar, Arsenal: “Sekarang giliranmu.”
Bagi para penggemar Skor Bola 365, kemenangan ini menjadi bukti bahwa City belum menyerah dalam perburuan gelar musim ini.
Baca juga : Hasil Aston Villa 1-1 Leeds United 21 Feb 2026 : SKORBOLA365

Guardiola Puas, Pemain Diberi Libur
Selepas peluit akhir, Guardiola tak bisa menyembunyikan emosinya. Ia bahkan memberikan libur tiga hari kepada para pemainnya. Sang manajer menyarankan anak asuhnya untuk “menikmati hidup” dengan menikmati caipirinha dan daiquiri.
Entah para pemain akan mengikuti saran itu secara harfiah atau tidak, yang jelas suasana di stadion malam itu dipenuhi euforia. Guardiola juga menyoroti koneksi luar biasa antara tim dan para suporter.
“Hubungan kami dengan para penggemar adalah yang terbaik musim ini. Kami memiliki atmosfer terbaik dan kami membutuhkannya sampai akhir musim,” ujar Guardiola.
Ia mengakui pertandingan tersebut bukan laga yang ideal, namun pada fase akhir musim seperti ini, hasil jauh lebih penting daripada penampilan sempurna.
Tekanan Berpindah ke Arsenal
Kemenangan ini membuat City kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal. Situasi ini semakin menarik setelah The Gunners kehilangan keunggulan dua gol dan hanya bermain imbang melawan Wolverhampton Wanderers di tengah pekan.
Hasil tersebut memperlihatkan tanda-tanda tekanan yang mulai memengaruhi pasukan asuhan Mikel Arteta.
Kini, Arsenal harus menghadapi tantangan besar dalam derbi London utara melawan Tottenham Hotspur. Laga tersebut semakin menarik karena Spurs akan dipimpin manajer interim baru, Igor Tudor.
Bagi pembaca setia Skor Bola 365, momen ini menjadi salah satu fase paling menentukan dalam perburuan gelar musim ini.
Pengalaman Jadi Pembeda
Guardiola mengungkapkan bahwa sekitar 70% skuadnya belum pernah benar-benar merasakan tekanan perburuan gelar seperti ini. Namun, City tetap memiliki pemain berpengalaman seperti Ruben Dias dan Rodri yang sudah terbiasa dengan situasi krusial.
Yang paling penting, City memiliki Guardiola seorang manajer yang sudah berkali-kali membuktikan kemampuannya menavigasi tekanan di fase akhir musim.
Meski komposisi tim tak lagi identik dengan skuad yang pernah mendominasi dan mematahkan harapan Liverpool maupun Arsenal di masa lalu, mentalitas juara masih melekat kuat.
Perebutan Gelar Memasuki Fase Krusial
Kemenangan atas Newcastle bukanlah penampilan terbaik City musim ini. Namun, dalam perburuan gelar, yang terpenting adalah kemampuan meraih kemenangan di tengah tekanan.
Kini, sorotan tertuju pada Arsenal. Mampukah mereka merespons tekanan dari City? Atau justru momentum akan sepenuhnya beralih ke tangan Guardiola dan pasukannya?
Satu hal yang pasti, persaingan gelar Liga Inggris musim ini semakin panas dan mendebarkan hingga pekan terakhir.

