Hasil Argentina vs Mauritania 28 Maret 2026: Enzo dan Nico Bawa Kemenangan

Kemenangan Perpisahan di La Bombonera, Fans Bersorak untuk Messi

SKORBOLA365 – Tim nasional Argentina sukses meraih kemenangan 2-1 atas Mauritania dalam laga uji coba persahabatan yang digelar di Stadion La Bombonera, Buenos Aires, Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Argentina dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-17 dan Nico Paz melalui tendangan bebas spektakuler di menit ke-32, sementara gol hiburan Mauritania tercipta di menit akhir pertandingan melalui aksi Souleymane Lefort .

Baca Juga : Performa Ole Romeny di Laga Timnas Indonesia vs St. Kitts and Nevis: Playmaker Garuda dengan Nilai 10!

Jalannya Pertandingan: Dominasi Argentina dari Babak Pertama

Babak Pertama: Enzo dan Nico Bawa Argentina Unggul Jauh

Laga ini menjadi ajang perpisahan Argentina dengan publiknya sebelum berangkat ke Amerika Serikat untuk mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. Sejak awal pertandingan, skuad Albiceleste langsung tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang .

Pada menit ke-17, Argentina berhasil membuka keunggulan. Bek kanan Nahuel Molina yang bermain untuk Atletico Madrid melepaskan umpan silang terukur ke kotak penalti. Bola yang sempat lolos dari jangkauan pemain depan disambar oleh Enzo Fernandez dengan tembakan satu sentuhan yang tak mampu dihentikan kiper Babacar Diop .

Keunggulan Argentina berlipat ganda pada menit ke-32 melalui eksekusi tendangan bebas yang indah dari Nico Paz. Pemain yang menjadi andalan dalam skema bola mati saat Messi absen itu melepaskan tendangan kaki kiri melengkung yang menembus pagar betis Mauritania dan bersarang di sudut gawang. Dari bangku cadangan, Lionel Messi terlihat tersenyum dan ikut merayakan gol spektakuler tersebut .

Babak Kedua: Messi Masuk, Skuad Uji Coba Pemain Muda

Memasuki babak kedua, pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi besar-besaran. Pada menit ke-46, Lionel Messi dan Rodrigo De Paul masuk ke lapangan menggantikan Nico Paz dan Nicolas Gonzalez. Publik La Bombonera langsung bersorak dan membentangkan spanduk bertuliskan “The best of the century” untuk megabintang berusia 38 tahun itu .

Di menit ke-55, Messi hampir mencetak gol setelah berkolaborasi apik dengan De Paul. Tendangan melengkungnya dari luar kotak penalti masih melenceng tipis di samping gawang . Scaloni juga memberikan kesempatan kepada pemain muda Real Madrid, Franco Mastantuono, yang turun di babak kedua untuk menunjukkan kemampuannya .

Meski mendominasi, Argentina harus kebobolan di menit-menit akhir. Pada menit ke-90+4, terjadi kemelut di depan gawang Argentina setelah sepak pojok Mauritania. Bola liar disambar oleh bek Souleymane Lefort yang berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 . Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.

Fakta Cepat Pertandingan:

  • Skor Akhir: Argentina 2-1 Mauritania

  • Pencetak Gol Argentina: Enzo Fernandez (17′), Nico Paz (32′)

  • Pencetak Gol Mauritania: Souleymane Lefort (90+4′)

  • Stadion: La Bombonera, Buenos Aires

  • Penonton: 56.000 (kapasitas penuh)

Sorotan: Messi Jadi Perhatian Utama Publik

Meski tidak mencetak gol, Lionel Messi tetap menjadi pusat perhatian di laga ini. Kedatangannya di lapangan pada babak kedua disambut tepuk tangan meriah dari 56.000 penonton yang memenuhi La Bombonera. Spanduk bertuliskan “Con Messi liderando, todos vamos a celebrar” (Dengan Messi memimpin, kita semua akan merayakan) membentang di tribun penonton .

Pertandingan ini menjadi momen perpisahan bagi skuad Albiceleste dengan publiknya sebelum berangkat ke Amerika Serikat untuk mempertahankan gelar Piala Dunia. Pelatih Lionel Scaloni sebelumnya mengungkapkan bahwa ia akan “melakukan segalanya” untuk meyakinkan Messi agar bermain di turnamen tersebut .

Messi sendiri telah menyatakan bahwa keputusannya untuk tampil di Piala Dunia keenamnya akan bergantung pada kondisi fisiknya. Pada usia 38 tahun, ia masih menjadi andalan utama Argentina dalam upaya mempertahankan gelar yang diraih pada 2022 .

Analisis: Lawan Alternatif di Tengah Pembatalan Finalissima

Laga ini seharusnya menjadi ajang Finalissima yang mempertemukan juara Eropa Spanyol dengan juara Amerika Selatan Argentina. Namun, pertandingan yang rencananya digelar di Qatar tersebut dibatalkan karena konflik di Timur Tengah .

Dengan jadwal yang sudah ditentukan dan lawan-lawan kompetitif sudah terisi, Argentina terpaksa mencari lawan alternatif. Mauritania yang berada di peringkat 115 FIFA dan Zambia (peringkat 91) yang akan menjadi lawan selanjutnya menjadi pilihan bagi tim juara dunia untuk menguji skuad sebelum Piala Dunia .

Meski lawan tidak sepadan, pertandingan ini tetap memberikan manfaat bagi Scaloni untuk melihat performa para pemain. Ia memberikan menit bermain bagi sejumlah pemain muda seperti Franco Mastantuono, sambil tetap memberi kesempatan bagi para pemain inti untuk menjaga ritme pertandingan .

Statistik dan Data Pertandingan

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, berikut adalah data statistik pertandingan [estimasi]:

Statistik Argentina Mauritania
Penguasaan Bola 68% 32%
Total Tembakan 15 6
Tembakan Tepat Sasaran 6 2
Pelanggaran 8 14
Kartu Kuning 1 (Senesi) 1 (Lamine Ba)

Susunan Pemain Argentina (4-3-3):
Martinez; Molina, Romero, Senesi, Acuna (Rojas 69′); Mac Allister (Palacios 76′), Enzo Fernandez (Simeone 56′), Nico Paz (Messi 46′); N. Gonzalez (De Paul 46′), Alvarez (Mastantuono 46′), Almada (Lopez 76′).

Susunan Pemain Mauritania (5-4-1):
Diop; Lefort, Lamine Ba, Abeid, Keita, Ngom (Hassen 78′); Gassama (Amar 63′), Magassa, Diallo (Yade 46′), Lekweiry (Ane 87′); Koita (Yacoub 78′).

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Laga Argentina vs Mauritania

1. Siapa pencetak gol dalam pertandingan Argentina vs Mauritania?
Gol Argentina dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-17 dan Nico Paz melalui tendangan bebas pada menit ke-32. Gol Mauritania dicetak oleh Souleymane Lefort pada menit ke-90+4 .

2. Apakah Lionel Messi bermain dalam laga ini?
Ya. Messi masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua (menit ke-46) menggantikan Nico Paz. Ia tampil selama 45 menit dan sempat menciptakan peluang emas yang melenceng tipis .

3. Mengapa Argentina melawan Mauritania?
Laga ini merupakan pertandingan alternatif setelah Finalissima melawan Spanyol dibatalkan karena konflik di Timur Tengah. Dengan jadwal yang sudah ditentukan, Argentina mencari lawan yang tersedia, dan Mauritania menjadi salah satu pilihan .

4. Kapan pertandingan Argentina selanjutnya?
Argentina akan kembali bertanding melawan Zambia pada 31 Maret 2026, juga di Buenos Aires, sebagai laga uji coba terakhir sebelum berangkat ke Piala Dunia .

5. Apa rencana Argentina menuju Piala Dunia 2026?
Argentina tergabung di Grup J Piala Dunia 2026 bersama Aljazair (16 Juni), Austria (22 Juni), dan Yordania (27 Juni). Mereka akan mempertahankan gelar juara yang diraih pada 2022 .

Kesimpulan

Hasil Argentina vs Mauritania 2-1 menjadi momen perpisahan yang manis bagi skuad Albiceleste dengan publiknya di La Bombonera. Kemenangan ini bukan tentang lawan yang dihadapi, melainkan tentang pesan yang disampaikan: Argentina siap mempertahankan gelar Piala Dunia.

Enzo Fernandez dan Nico Paz menunjukkan bahwa regenerasi skuad berjalan baik, sementara kehadiran Lionel Messi di babak kedua mengingatkan semua orang bahwa sang kapten masih menjadi jantung tim. Publik yang membentangkan spanduk “Con Messi liderando, todos vamos a celebrar” adalah bukti bahwa kepercayaan kepada Messi untuk mengarungi Piala Dunia keenamnya masih sangat besar.

Kini, dengan satu laga uji coba lagi melawan Zambia, fokus Argentina akan sepenuhnya beralih ke Amerika Serikat. Piala Dunia 2026 akan menjadi babak baru bagi skuad asuhan Lionel Scaloni—dan jika Messi memutuskan untuk tampil, ia akan mencatatkan sejarah sebagai pemain dengan penampilan Piala Dunia terbanyak sepanjang masa.

Dapatkan update Argentina dan berita sepak bola terkini lainnya hanya di SKORBOLA365, sumber tepercaya Anda untuk informasi olahraga terakurat.