Perbedaan Waktu Tambahan yang Jadi Sorotan di Piala FA

skorbola365 – Perbedaan keputusan waktu tambahan dalam dua pertandingan Piala FA baru-baru ini memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Laga antara West Ham United vs Leeds United dan pertandingan Manchester City vs Liverpool menunjukkan kontras yang cukup mencolok dalam penerapan aturan waktu tambahan oleh wasit.

Baca juga : Dari 1972 hingga 2026: Bisakah Leeds Akhiri Puasa Trofi di Piala FA?

West Ham vs Leeds United: TV coverage details for FA Cup quarter-final -  Yahoo Sports

Drama 11 Menit di London Stadium

Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di London Stadium, wasit Craig Pawson memberikan tambahan waktu hingga 11 menit. Keputusan ini terbukti krusial karena West Ham United berhasil memanfaatkan momen tersebut untuk bangkit dari ketertinggalan 2-0.

Gol di masa injury time membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu, yang akhirnya berlanjut hingga adu penalti. Leeds United keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-2 melalui drama tos-tosan.

Banyak penggemar yang mengikuti Skor Bola 365 menyebut laga ini sebagai salah satu pertandingan paling dramatis musim ini.


Tanpa Tambahan Waktu di Etihad Stadium

Berbanding terbalik dengan laga tersebut, pertandingan antara Manchester City dan Liverpool di Etihad Stadium justru berakhir tanpa tambahan waktu sama sekali. Wasit Michael Oliver meniup peluit panjang tepat saat waktu normal berakhir, meskipun terjadi dua gol dan enam pergantian pemain selama pertandingan.

Keputusan ini menuai kritik dari para penggemar di media sosial yang mempertanyakan konsistensi penerapan aturan.


Penjelasan dari Sudut Pandang Wasit

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru dalam kompetisi piala. Mantan kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, pernah menjelaskan bahwa dalam pertandingan yang secara realistis sudah tidak mungkin berubah hasilnya, waktu tambahan bisa saja dipersingkat atau bahkan dihilangkan.

Namun, Collina juga menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh diterapkan dalam pertandingan liga. Alasannya, selisih gol dalam liga bisa berdampak besar pada klasemen akhir.


Praktik di Kompetisi Eropa

Dalam kompetisi Eropa seperti Liga Champions, praktik tanpa waktu tambahan juga pernah terjadi. Beberapa pertandingan yang berakhir dengan agregat besar sering kali langsung dihentikan tanpa injury time karena hasilnya sudah dianggap “aman”.

Michael Oliver sendiri merupakan wasit berlisensi FIFA dan UEFA, sehingga keputusannya masih berada dalam kerangka kebijakan tersebut.


Konsistensi Jadi Kunci

Perbedaan keputusan ini menunjukkan pentingnya konsistensi dalam penerapan aturan. Bagi penggemar yang rutin mengikuti Skor Bola 365, transparansi dan kejelasan keputusan wasit menjadi hal yang sangat krusial untuk menjaga kepercayaan terhadap jalannya pertandingan.