SKORBOLA365 – Laga pekan ke-36 La Liga antara Osasuna vs Atletico Madrid berakhir 1-2 untuk tim tamu. Duel digelar di Estadio El Sadar, Pamplona, Rabu (13/5/2026) dini hari WIB. Simak analisis lengkap dan rekap pertandingan hanya di SKORBOLA365.
Atletico Madrid akhirnya bangkit dari tren negatif. Kemenangan ini menjadi yang pertama dalam tiga laga terakhir mereka di La Liga. Sementara Osasuna harus puas dengan hasil minor yang membuat posisi mereka di papan tengah semakin aman tapi tak nyaman.
Baca Juga : Prediksi Osasuna vs Atletico Madrid 13 Mei 2026 | Skorbola365
Jalannya Pertandingan La Liga: Drama Penalti dan Keputusan VAR
Laga dimulai dengan tempo tinggi. La Liga musim 2025/2026 menyajikan duel yang dipenuhi tension dan drama wasit. Gol pertama tercipta cepat dari titik putih.
Statistik cepat gol-gol Atletico Madrid:
-
Ademola Lookman: penalti (14′)
-
Alexander Sorloth: sundulan setelah assist Marcos Llorente (70′)
-
Kike Barja: gol hiburan Osasuna di menit akhir babak kedua (90′)
-
Marcos Llorente: kartu merah langsung di babak kedua (78′)
Pertandingan berjalan alot di awal. Kontrol bola sempat berimbang dalam 11 menit pertama. Babak pertama dipenuhi drama penalti, cedera pemain, dan keputusan kontroversial VAR yang mengubah jalannya laga.
Babak Pertama – Penalti Lookman dan Cedera Mendoza
Atletico Madrid membuka keunggulan pada menit ke-14. Ademola Lookman menjadi algojo penalti setelah Antoine Griezmann memaksa Javi Galán melakukan handsball di kotak terlarang. Eksekusi Lookman sukses menaklukkan kiper Osasuna.
Kegembiraan tim tamu ternoda setelah Rodrigo Mendoza cedera. Pemain muda itu digantikan Robin Le Normand pada menit ke-19. Kehadiran Le Normand memperkuat lini belakang yang mulai tertekan.
Osasuna mencoba bangkit setelah tertinggal. Ante Budimir beberapa kali mengancam gawang Juan Musso. Ia gagal memaksimalkan peluang emas, sundulannya melenceng di depan gawang.
Drama terbesar terjadi di penghujung babak pertama. Wasit Jose Luis Guzman Mansilla menunjuk titik putih untuk Osasuna. Juan Musso dinilai menjatuhkan Ante Budimir saat penyelamatan bola.
VAR turun tangan. Setelah meninjau ulang, wasit membatalkan keputusan penalti. Musso dianggap mengenai bola lebih dulu. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 0-1 untuk Atletico Madrid.
Babak Kedua – Sorloth Pertegas Keunggulan, Barja Hibur Publik
Saat babak kedua dimulai dengan perubahan taktik dari kedua pelatih. Diego Simeone memasukkan Alexander Sorloth menggantikan Thiago Almada. Keputusan ini terbukti tepat pada menit ke-70.
Serangan Atletico Madrid tercipta lewat kombinasi apik di sisi kanan. Marc Pubill mengirim umpan ke Marcos Llorente yang terus menusuk ke kotak penalti. Llorente memberikan assist matang kepada Alexander Sorloth.
Sorloth menyambut umpan tersebut dengan sundulan akurat di antara dua bek lawan. Skor berubah menjadi 0-2 untuk keunggangan Atletico Madrid.
Laga memanas setelah gol kedua. Marcos Llorente menerima kartu merah langsung pada menit ke-78. Wasit menghukumnya karena pelanggaran keras terhadap pemain Osasuna. Atletico Madrid harus bermain dengan 10 orang di sisa waktu.
Osasuna memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tekanan bertubi-tubi ke lini pertahanan Atletico membuahkan hasil di menit ke-90. Kike Barja menjadi pahlawan bagi tuan rumah dengan gol spektakuler.
Namun waktu tak berpihak pada Osasuna. Skor 1-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Atletico Madrid pulang dengan tiga poin.
Dampak Hasil Ini bagi Klasemen La Liga 2025/2026
Kemenangan ini membawa Atletico Madrid naik ke posisi keempat La Liga. Mereka mengoleksi 66 poin dari 36 laga.
Klasemen terkini setelah pekan ke-36:
-
Atletico Madrid: 66 poin (posisi 4)
-
Villarreal: 69 poin (posisi 3) dengan satu laga lebih sedikit
-
Osasuna: 42 poin (posisi 11)
-
Osasuna unggul 6 poin dari zona degradasi
Atletico Madrid kini hanya terpaut tiga poin dari Villarreal di posisi ketiga. Namun Villarreal masih memiliki satu laga sisa yang bisa memperlebar jarak. Perebutan tiket otomatis ke Liga Champions masih berlangsung sengit.
Osasuna tetap di papan tengah dengan 42 poin. Tim asuhan Jagoba Arrasate hampir dipastikan aman dari degradasi dengan keunggulan enam poin dari zona merah. Namun posisi ini masih menyisakan kewaspadaan karena matematis belum sepenuhnya aman.
Analisis Taktis – Mengapa Atletico Madrid Menang?
La Liga pekan ke-36 menyaksikan taktik Diego Simeone yang kembali bekerja. Atletico Madrid tampil pragmatis namun efektif memanfaatkan peluang.
Statistik menunjukkan Atletico kalah penguasaan bola. Namun mereka lebih produktif dalam menciptakan gol dari peluang terbatas.
Keputusan Simeone memasukkan Alexander Sorloth di babak kedua menjadi kunci. Pemain asal Norwegia itu terbukti menjadi pembeda dengan gol sundulannya.
Juan Musso tampil solid di bawah mistar Atletico. Kiper Argentina itu beberapa kali menggagalkan peluang emas Budimir. Salah satu penyelamatan terbaiknya adalah ketika menepis sundulan keras Budimir di babak kedua.
Osasuna sebenarnya tampil lebih dominan di babak kedua. Namun ketidakefektifan lini depan membuat mereka gagal memaksimalkan penguasaan bola. Kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah kartu merah Llorente menjadi pukulan telak.
Cedera Mendoza Sorotan Utama Atletico Madrid
Kekhawatiran utama Diego Simeone usai laga adalah cedera Mendoza. Pemain muda itu ditarik keluar di babak pertama karena masalah otot.
Atletico Madrid memang sedang dilanda krisis pemain. Simeone disebut tidak bisa memainkan delapan pemain inti akibat cedera sebelum pertandingan. Cedera Mendoza menambah daftar panjang pemain yang absen.
Kabar positif bagi Atletico, mereka akan menutup musim dengan menjamu Girona di Riyadh Air Metropolitano. Momentum kemenangan ini penting untuk menjaga moral tim di sisa laga.
Proyeksi Akhir Musim Atletico Madrid
Kemenangan di La Liga ini membuat Atletico Madrid tetap dalam perburuan posisi ketiga. Mereka masih berpeluang menyalip Villarreal di sisa dua laga.
Sisa jadwal Atletico Madrid:
-
Pekan ke-37: vs Girona (kandang)
-
Pekan ke-38: vs Villarreal (kandang) – laga penentu
Jika mampu memenangkan dua laga sisa, Atletico Madrid bisa naik ke posisi ketiga. Namun Villarreal masih memiliki satu laga tunda yang bisa memperkuat posisi mereka.
Osasuna harus memenangkan satu dari dua laga sisa untuk benar-benar aman. Tim asal Navarra itu akan menghadapi dua lawan berat di akhir musim. Mereka harus waspada agar tidak terjerumus ke dalam perang degradasi di menit-menit akhir.
FAQ Section
Q: Siapa pencetak gol dalam laga Osasuna vs Atletico Madrid?
A: Ademola Lookman mencetak gol penalti untuk Atletico Madrid pada menit ke-14. Alexander Sorloth menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-70. Kike Barja mencetak gol hiburan untuk Osasuna di menit ke-90.
Q: Bagaimana dampak hasil ini bagi klasemen La Liga?
A: Atletico Madrid naik ke posisi empat dengan 66 poin. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Villarreal di posisi tiga. Osasuna tetap di posisi 11 dengan 42 poin, unggul enam poin dari zona degradasi.
Q: Apakah Marcos Llorente terkena kartu merah di laga ini?
A: Ya. Marcos Llorente menerima kartu merah langsung pada menit ke-78. Wasit menghukumnya karena pelanggaran keras terhadap pemain Osasuna. Atletico Madrid bermain dengan 10 orang di sisa waktu.
Kesimpulan
Hasil Osasuna 1-2 Atletico Madrid menjadi kado manis bagi Diego Simeone di akhir musim La Liga. Ademola Lookman dan Alexander Sorloth menjadi pahlawan kemenangan tandang Los Colchoneros.
Kemenangan ini menjaga asa Atletico Madrid untuk mengejar posisi ketiga. Sementara Osasuna masih harus waspada dengan jarak tipis dari zona degradasi.
La Liga musim 2025/2026 menyisakan dua pekan penuh drama. Persaingan perebutan posisi tiga dan lima akan berlangsung sengit hingga akhir.
Pantau terus update hasil pertandingan hanya di SKORBOLA365 sebagai sumber informasi sepak bola Eropa terpercaya.

