PSG Juara Piala Super Eropa 2026: Back-to-Back! Les Parisiens Kokoh di Puncak Eropa

SKORBOLA365 – Paris Saint-Germain (PSG) sekali lagi membuktikan dominasi mereka di kancah Eropa. Les Parisiens berhasil mempertahankan gelar Piala Super Eropa 2026 setelah mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB . Hasil ini mengukuhkan PSG sebagai salah satu kekuatan paling tangguh di benua biru, mengikuti jejak AC Milan dan Real Madrid . Saksikan analisis lengkapnya hanya di SKORBOLA365.

Baca Juga : Ferran Torres Absen Latihan Barcelona untuk Finalisasi Kepindahan ke PSG


Jalan Kemenangan: Kvaratskhelia dan Doue Jadi Pahlawan

PSG tampil dominan sejak awal pertandingan. Gol pembuka Les Parisiens tercipta pada menit ke-20, ketika Khvicha Kvaratskhelia melepaskan tembakan presisi ke sudut kiri atas gawang Aston Villa memanfaatkan umpan matang Desire Doue .

Aston Villa, yang diperkuat pemain muda berbakat Brian Madjo, sempat menyamakan kedudukan tepat sebelum turun minum. Madjo, yang saat itu berusia 17 tahun 212 hari, mencetak gol melalui tendangan voli memanfaatkan umpan silang John McGinn. Gol tersebut membuatnya tercatat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super Eropa .

Di babak kedua, Desire Doue tampil sebagai pahlawan kemenangan PSG. Pada menit ke-62, ia sukses mengonversi umpan akurat dari Ousmane Dembele menjadi gol. Penyelesaian kaki kirinya mengarah ke tiang jauh dan membuat PSG kembali memimpin 2-1 .


Rekor dan Sejarah di Balik Kemenangan PSG

Kemenangan ini membawa PSG menorehkan sejumlah catatan sejarah di ajang Piala Super Eropa 2026:

  • Back-to-Back Champions: PSG menjadi klub ketiga sepanjang sejarah yang mampu mempertahankan gelar Piala Super Eropa secara beruntun, setelah AC Milan dan Real Madrid .

  • Klub Perancis Pertama: PSG menjadi klub Perancis pertama yang mampu mempertahankan trofi ini dalam dua edisi beruntun .

  • Rekor 6 Trofi Eropa: Pelatih Luis Enrique menyamai rekor enam trofi Eropa milik Sir Alex Ferguson dan Giovanni Trapattoni, dengan koleksi dua trofi bersama Barcelona dan empat di PSG .

“Sungguh luar biasa bisa memenangkan trofi ini. Kami selalu haus akan kemenangan, kami selalu menginginkan lebih. Kami adalah tim muda, dan kami ingin memenangkan segalanya lagi musim ini.” — Desire Doue 


Kegagalan Keempat Unai Emery

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Unai Emery. Pelatih asal Spanyol itu kembali gagal meraih trofi Piala Super Eropa untuk keempat kalinya .

Emery sebelumnya tiga kali gagal bersama Sevilla (2014 dan 2015) dan Villarreal (2021). Dua dari kekalahan itu bahkan terjadi di tangan Luis Enrique, yang mengalahkannya bersama Barcelona (2015) dan kini bersama PSG (2026) .

Meskipun Unai Emery dikenal sebagai “raja Liga Europa” dengan gelar terbanyak, ia selalu kesulitan menghadapi juara Liga Champions di ajang Piala Super Eropa. Nasib buruk ini semakin mempertegas bahwa PSG dan Luis Enrique adalah penguasa sejati Eropa saat ini.


FAQ Section

Q: Siapa pencetak gol dalam final Piala Super Eropa 2026?
A: PSG mencetak gol melalui Khvicha Kvaratskhelia (20′) dan Desire Doue (62′). Aston Villa hanya mampu membalas satu gol melalui Brian Madjo (45′) .

Q: Apa rekor yang dibuat PSG di Piala Super Eropa 2026?
A: PSG menjadi klub ketiga yang mempertahankan gelar Piala Super Eropa secara beruntun setelah AC Milan dan Real Madrid. Mereka juga menjadi klub Perancis pertama yang mencapai prestasi ini .

Q: Berapa gelar Piala Super Eropa yang sudah dimenangkan PSG?
A: Ini adalah gelar kedua PSG di Piala Super Eropa setelah sebelumnya menjuarai edisi 2025 .

Q: Apakah Luis Enrique mencatat rekor baru di Piala Super Eropa 2026?
A: Ya. Enrique menyamai rekor enam trofi Eropa milik Sir Alex Ferguson dan Giovanni Trapattoni. Ia juga menjadi pelatih pertama yang memenangkan Piala Super Eropa tiga kali dari tiga penampilan .


Kesimpulan

Paris Saint-Germain kembali mengukuhkan diri sebagai penguasa Eropa setelah menjuarai Piala Super Eropa 2026 untuk kedua kalinya secara beruntun. Kemenangan 2-1 atas Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, menjadi bukti bahwa Les Parisiens adalah salah satu kekuatan paling dominan di sepak bola dunia saat ini.

Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue menjadi pahlawan kemenangan PSG dengan masing-masing mencetak satu gol. Doue bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Super Eropa 2026 . Sementara itu, Brian Madjo mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang ini, meskipun akhirnya Aston Villa harus menyerah.

Di sisi lain, Unai Emery kembali menelan kegagalan keempatnya di Piala Super Eropa. Luis Enrique justru merayakan rekor dengan menyamai enam trofi Eropa milik Alex Ferguson dan Giovanni Trapattoni . Kemenangan ini menegaskan bahwa PSG telah memasuki era keemasan di bawah asuhan Luis Enrique.

Satu hal yang pasti, Piala Super Eropa 2026 menjadi panggung bagi PSG untuk menunjukkan bahwa mereka tidak hanya juara, tetapi juga penguasa sejati Eropa. Pertahanan gelar yang berhasil diraih menjadi sinyal kuat bagi para pesaing: Les Parisiens masih lapar akan lebih banyak trofi.

Pantau terus update berita dan analisis sepak bola internasional hanya di SKORBOLA365 sebagai sumber informasi terpercaya.