SKORBOLA365 – Bola yang digunakan Diego Maradona untuk mencetak gol kontroversial ‘Tangan Tuhan’ melawan Inggris di Piala Dunia 1986 resmi terjual seharga £2,5 juta (sekitar $3,35 juta) dalam lelang yang diselenggarakan Heritage Auctions di Amerika Serikat pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Meski angka ini tergolong fantastis, harga jualnya masih jauh di bawah ekspektasi awal yang mencapai $10 juta. Bola Adidas Azteca ini sebelumnya dimiliki oleh wasit pertandingan, Ali Bin Nasser dari Tunisia, yang menyimpannya selama lebih dari tiga dekade.
1. Sejarah di Balik Bola ‘Tangan Tuhan’
1.1 Gol Kontroversial yang Mengubah Sejarah
Pertandingan perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris menjadi salah satu laga paling dikenang dalam sejarah sepak bola. Pada menit ke-51, Maradona melompat bersama kiper Inggris Peter Shilton dan menggunakan tangan kirinya untuk memasukkan bola ke gawang. Wasit Ali Bin Nasser tidak melihat pelanggaran tersebut dan gol pun disahkan.
Baca Juga: Kevin Diks Resmi Naik Kelas Jadi Wakil Kapten Borussia Mönchengladbach
Usai pertandingan, Maradona memberikan pernyataan yang menjadi legenda: gol itu dicetak “sedikit dengan kepala Maradona, dan sedikit dengan tangan Tuhan”. Nama “Tangan Tuhan” pun melekat selamanya pada momen kontroversial tersebut.
1.2 Gol Abad Ini — Empat Menit Berselang
Hanya empat menit setelah gol kontroversialnya, Maradona mencetak salah satu gol terindah sepanjang masa. Ia menggiring bola dari area sendiri, melewati lima pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton dan mencetak gol yang kemudian dikenal sebagai “Goal of the Century”. Argentina memenangkan pertandingan 2-1 dan akhirnya menjadi juara Piala Dunia 1986 setelah mengalahkan Jerman Barat di final.
2. Perjalanan Bola Sebelum Lelang 2026
2.1 Disimpan Wasit Selama 30 Tahun
Wasit Ali Bin Nasser mengumpulkan bola Adidas Azteca tersebut setelah peluit akhir pertandingan dan menyimpannya selama lebih dari tiga dekade. Pada tahun 2023, Bin Nasser menandatangani surat yang mengonfirmasi bahwa bola tersebut adalah satu-satunya bola yang digunakan sepanjang pertandingan. Keasliannya kemudian didukung oleh verifikasi independen tambahan.
2.2 Riwayat Transaksi Sebelumnya
Bola ini telah beberapa kali berpindah tangan:
| Tahun | Kejadian | Harga |
|---|---|---|
| 2022 | Dijual oleh Bin Nasser di Graham Budd Auctions | $2,37 juta (£1,74 juta) |
| 2023 | Dilelang kembali — gagal terjual | Tawaran tertinggi $2,04 juta (di bawah harga minimum) |
| 2026 | Dilelang oleh Heritage Auctions | $3,35 juta (£2,5 juta) |
3. Detail Lelang 2026
3.1 Proses Lelang
Lelang berlangsung pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, di Heritage Auctions, Amerika Serikat. Bidding dibuka dengan harga $2,5 juta pada malam acara sebelum mencapai harga akhir.
3.2 Harga Jual vs Ekspektasi
Meskipun terjual dengan harga fantastis $3,35 juta, angka ini masih jauh di bawah ekspektasi awal yang mencapai $10 juta–. Beberapa faktor disebut-sebut memengaruhi rendahnya minat pembeli:
-
Waktu lelang: Dilakukan beberapa minggu setelah Piala Dunia 2026 berakhir, bukan pada puncak euforia turnamen
-
Kegagalan Argentina: Argentina gagal meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Spanyol di final
3.3 Pernyataan Ahli
Mike Provenzale, spesialis lelang di Heritage, menyebut bola ini sebagai “true one-of-one item” (barang unik yang tak tertandingi) dan “arguably the most significant soccer item that exists” (barang sepak bola paling penting yang ada).
4. Perbandingan dengan Koleksi Maradona Lainnya
Bola ini bukan satu-satunya barang ikonik dari pertandingan yang sama yang terjual dengan harga tinggi:
| Barang | Tahun Lelang | Harga |
|---|---|---|
| Bola ‘Tangan Tuhan’ | 2026 | $3,35 juta (£2,5 juta) |
| Bola ‘Tangan Tuhan’ | 2022 | $2,37 juta (£1,74 juta) |
| Kaos Maradona (pertandingan yang sama) | 2022 | £7,1 juta |
5. FAQ — Pertanyaan Populer
1. Siapa yang menjual bola ‘Tangan Tuhan’ pada lelang 2026?
Bola dijual oleh Heritage Auctions di Amerika Serikat. Bola ini sebelumnya dimiliki oleh wasit pertandingan Ali Bin Nasser, yang kemudian menjualnya pada tahun 2022. Pemilik berikutnya yang melelangkannya kembali pada 2026.
2. Mengapa harga jual bola lebih rendah dari ekspektasi $10 juta?
Beberapa faktor mempengaruhi, termasuk waktu lelang yang terjadi setelah Piala Dunia 2026 berakhir (bukan pada puncak turnamen) dan kegagalan Argentina meraih gelar juara. Selain itu, rekor bola olahraga termahal masih dipegang oleh bola home run ke-50 Shohei Ohtani yang terjual $4,392 juta pada 2024.
3. Apa yang membuat bola ini begitu bernilai?
Bola ini digunakan dalam dua momen bersejarah sekaligus dalam satu pertandingan: gol kontroversial ‘Tangan Tuhan’ dan ‘Goal of the Century’ yang dicetak Maradona hanya berselang empat menit. Sebagai satu-satunya bola yang digunakan dalam pertandingan tersebut dan telah terverifikasi keasliannya, benda ini dianggap sebagai salah satu koleksi sepak bola paling berharga di dunia.
Kesimpulan
Penjualan bola ‘Tangan Tuhan’ seharga £2,5 juta ($3,35 juta) menegaskan statusnya sebagai salah satu artefak olahraga paling berharga dan ikonik dalam sejarah. Meskipun tidak mencapai ekspektasi $10 juta, angka ini tetap menjadi bukti betapa kuatnya warisan Diego Maradona dan momen kontroversial yang hingga kini masih diperdebatkan. Bola ini bukan sekadar benda mati, ia membawa cerita tentang kecurangan, kejeniusan, dan sepak bola yang tak pernah lepas dari kontroversi.
Bagaimana pendapat Anda? Apakah harga £2,5 juta untuk bola bersejarah ini terlalu murah atau sudah sesuai? Menurut Anda, apakah bola ‘Tangan Tuhan’ seharusnya bisa menembus harga $10 juta? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!

