Christian Pulisic Mandul di 2026: Cedera, Kontrak, dan Tekanan Piala Dunia

Christian PULISIC mandul sejak pergantian tahun 2026 akibat cedera bursitis dan situasi kontrak di AC Milan.

SKOR BOLA 365 – Pergantian tahun selalu membawa harapan baru, tetapi tidak bagi Christian PULISIC. Jika anda memantau performa pemain melalui SKOR BOLA 365 , data menunjukkan fakta mengejutkan: kapten tim nasional Amerika Serikat itu belum mencetak satu gol pun di tahun 2026. Kemandulan ini tentu menjadi pertanyaan besar, terutama dengan Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung bulan. Apa yang sebenarnya terjadi dengan PULISIC? Mari kita bedah secara tuntas, dari cedera hingga tekanan psikologis yang mungkin sedang ia hadapi.

BACA JUGA : Kekerasan Kartel Bayangi Piala Dunia FIFA di Meksiko

Analisis Data SKOR BOLA 365 : Penurunan Drastis Performa PULISIC

Untuk memahami kedalaman masalahnya, kita harus melihat data yang dirangkum oleh platform statistik terpercaya seperti SKOR BOLA 365. Sejak bergabung dengan AC Milan pada tahun 2023, PULISIC menjelma menjadi pemain yang sangat berbeda dari masa-masa inkonsistennya di Chelsea.

Rekor Impresif Sebelum 2026

Dua musim pertamanya di San Siro terbilang fantastis. PULISIC bahkan memecahkan rekor pribadi dengan koleksi 32 gol antara tahun 2023 hingga 2025 . Awal musim 2025/2026 pun berjalan menjanjikan. Hingga akhir tahun 2025, PULISIC tampil garang.

Dalam 11 pertandingan liga di tahun kalender 2025, ia mampu mengemas delapan gol. Ia seolah menemukan sentuhan magisnya kembali, terutama saat mencetak dua gol ke gawang Torino pada awal Desember yang membalikkan keadaan. Saat ini, PULISIC masih menjadi pencetak gol terbanyak AC Milan di Serie A dengan delapan gol .

Fakta Kemandulan di Tahun 2026

Namun, lonceng kematian statistiknya berbunyi tepat setelah pergantian tahun. Berdasarkan data SKOR BOLA 365, gol terakhir PULISIC tercatat pada 28 Desember 2025 saat melawan Hellas Verona.

Hingga akhir Februari 2026, PULISIC telah melewati delapan pertandingan di berbagai ajang tanpa mencetak satu gol pun . Kenyataan pahit ini diperparah dengan performanya saat AC Milan tumbang 0-1 melawan Parma, di mana ia gagal memanfaatkan peluang emas di babak pertama sebelum ditarik keluar pada menit ke-60 .

Faktor Medis: Cedera Bursitis yang Membungkam Eksplosivitas PULISIC

Jika melihat data statistik musim ini, angka delapan gol dari 16 penampilan liga PULISIC terhitung efisien. Lalu mengapa terjadi kekeringan gol? Jawabannya mungkin tidak terletak pada mental, melainkan pada fisik.

Apa Itu Bursitis?

Manajer Milan, Massimiliano Allegri, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa PULISIC sedang berjuang melawan bursitis . Bursitis adalah peradangan pada kantung kecil berisi cairan (bursa) yang berfungsi sebagai bantalan di antara tulang dan tendon atau otot di sekitar persendian .

Peradangan ini biasanya disebabkan oleh gerakan berulang dan tumpuan berat badan pada sendi dalam waktu lama . Dalam kasus PULISIC, kondisi ini menyerang area yang krusial bagi seorang pemain sayap.

Dampak pada Performa

Bursitis itu merampas eksplosivitasnya. Tanpa ledakan yang instan, seorang pemain seperti PULISIC kehilangan kemampuan untuk melewati lawan atau menciptakan ruang tembak yang bersih. Sebelumnya, ia juga sempat diganggu masalah pada pergelangan kaki (ankle) dan hamstring di musim yang sama .

Seperti yang diungkapkan jurnalis La Gazzetta dello Sport, “Pergelangan kaki yang sakit tentu memengaruhi performa PULISIC, sama seperti periode kelesuan setelah bulan-bulan di mana ia membidik gawang dengan presisi milimeter.”

Meski demikian, ada kabar baik. Pada pertengahan Februari 2026, PULISIC sudah kembali mengikuti latihan penuh bersama skuad AC Milan . Ia berpeluang tampil kembali setelah sempat absen melawan Bologna akibat bursitis .

Situasi Kontrak: Masa Depan PULISIC di Tengah Spekulasi

Namun, cedera fisik bukanlah satu-satunya musuh yang dihadapi PULISIC. Ada faktor non-teknis yang kerap mengganggu konsentrasi pemain top: masa depan.

Negosiasi yang Mandek

Di usianya yang ke-27, PULISIC memasuki tahun-tahun penting dalam kariernya. AC Milan menjadikan perpanjangan kontrak PULISIC sebagai prioritas setelah mengamankan masa depan Mike Maignan . Namun, proses negosiasi dilaporkan berjalan hati-hati dan belum menunjukkan kemajuan berarti .

PULISIC dikabarkan merasa perlu mendapat kejelasan lebih cepat karena belum menerima proposal konkret . Ia sangat kerasan di Serie A, tetapi ketidakpastian ini memicu berbagai spekulasi.

Minat Klub Liga Inggris

Situasi kontrak yang tidak jelas ini membuat nama PULISIC dikaitkan dengan kepulangan ke Premier League. Sumber dari SKOR BOLA 365 menyebutkan bahwa beberapa klub top Inggris siap menampungnya.

Manchester United disebut-sebut paling serius memboyong bintang USMNT tersebut . Mantan kiper Setan Merah, Tim Howard, bahkan meyakini PULISIC siap mengguncang Premier League .

Selain United, Liverpool juga aktif memantau situasi PULISIC . The Reds membutuhkan pemain sayap setelah ditinggal Luis Diaz. Pengalaman PULISIC di Premier League bersama Chelsea menjadi nilai tambah .

Tottenham Hotspur dan Arsenal juga disebut-sebut tertarik . AC Milan sendiri tidak dalam posisi tertekan untuk menjual karena masih memiliki kendali atas kontrak PULISIC hingga 2027 dengan opsi perpanjangan .

Tekanan Piala Dunia 2026: Beban Seorang Kapten

Faktor ketiga yang tidak kalah penting adalah tekanan mental membawa negaranya di Piala Dunia kandang. Turnamen ini akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada musim panas 2026 .

Ekspektasi Besar di Pundak PULISIC

Sejak remaja, PULISIC dianggap sebagai masa depan sepak bola Amerika . Kini di usia 27 tahun, Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi panggung terbaiknya untuk bersinar .

Tekanan ini tentu luar biasa. PULISIC adalah kapten dan wajah utama USMNT. Semua mata akan tertuju padanya. Jika performa di klub terus menurun, kepercayaan dirinya bisa terkikis.

Dukungan dari Legenda USMNT

Di tengah kekhawatiran publik, legenda USMNT justru memberikan dukungan penuh. Alexi Lalas, dalam podcast-nya, menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan PULISIC .

“Dia akan tampil musim panas ini, dan dia akan menjadi bintang yang kita butuhkan,” ujar Lalas . Lalas percaya bahwa PULISIC selalu meningkatkan levelnya saat membela tim nasional .

Tim Howard juga angkat bicara. Mantan kiper Manchester United itu dengan tegas menyatakan bahwa PULISIC adalah pemain top yang hanya mengalami masa sulit sementara .

Opini Eksklusif: “PULISIC Bukan Messi atau Ronaldo”

Di tengah hiruk-pikuk kekhawatiran ini, suara bijak datang dari legenda hidup sepak bola Amerika Serikat, Tim Howard. Dalam podcast-nya bersama Landon Donovan, Howard dengan blak-blakan meminta semua orang untuk tenang.

Pernyataan Tim Howard

Semua orang mengalaminya. Satu-satunya yang tidak pernah mengalami masa sulit adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Mereka mencetak 50 gol setiap musim selama 15 tahun. Semua orang pasti melewati masa seperti ini,” ujar Howard .

Howard menegaskan bahwa PULISIC adalah profesional kelas atas yang akan bekerja keras untuk bangkit.  Jadi, saya tidak khawatir,” tambahnya .

Analisis Kontekstual

Analisis dari Howard ini penting untuk meredam ekspektasi publik. Ya, PULISIC adalah bintang, tetapi menempatkannya di level mesin gol seperti Ronaldo atau Messi adalah kekeliruan.

Yang dibutuhkan PULISIC saat ini adalah dukungan dan waktu untuk memulihkan kebugarannya. Ia memiliki waktu hingga Juni 2026 untuk kembali ke performa terbaiknya sebelum Piala Dunia dimulai.

Proyeksi Masa Depan PULISIC Menurut SKOR BOLA 365

Jadi, apa kesimpulan dari kemelut ini? Nasib Christian PULISIC di sisa musim ini akan bergantung pada tiga faktor:

1. Pemulihan Cedera Optimal

Prioritas utama adalah menyembuhkan PULISIC dari bursitis dan masalah fisik lainnya. Ia sudah kembali berlatih, tetapi manajemen Milan harus bijak mengatur menit bermainnya . Memaksakannya tampil justru bisa memperparah cedera.

2. Kejelasan Masa Depan Kontrak

Semakin cepat masa depan PULISIC di Milan jelas, semakin cepat pula pikirannya tenang. Jika musim panas nanti ia akan hengkang, keputusan itu bisa membebaskannya dari beban psikologis saat ini. Namun, AC Milan tetap memandang PULISIC sebagai figur kunci dalam proyek jangka menengah klub .

3. Dukungan Taktis dan Mental

Allegri harus mencari cara untuk tetap memanfaatkan PULISIC meski dalam kondisi tidak fit 100%. Selain itu, dukungan dari rekan setim dan staf pelatih sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.

Kesimpulan

Kemandulan PULISIC di awal tahun 2026 bukan semata-mata karena penurunan kualitas. Kombinasi antara cedera bursitis yang mengganggu eksplosivitas, ketidakpastian kontrak yang memicu spekulasi transfer, serta tekanan luar biasa sebagai kapten tim tuan rumah Piala Dunia menciptakan badai sempurna yang memengaruhi performanya.

Namun, sejarah membuktikan bahwa pemain kelas dunia selalu mampu bangkit dari keterpurukan. Dengan dukungan yang tepat dan pemulihan cedera yang optimal, PULISIC masih memiliki waktu untuk kembali ke performa terbaiknya.

Apakah “Captain America” akan bangkit tepat waktu untuk menyelamatkan musim AC Milan dan memimpin negaranya di pesta sepak bola dunia? Pantau terus perkembangan terbaru PULISIC hanya di SKOR BOLA 365 , sumber terpercaya anda untuk semua berita dan statistik sepak bola dunia.