Hasil Carabao Cup: Arsenal Vs Palace oleh SKORBOLA365

Pemain Arsenal merayakan kemenangan atas Crystal Palace usai adu penalti 8-7 pada laga perempat final Carabao Cup

Arsenal Tembus Semifinal Carabao Cup Usai Drama Penalti 8-7 atas Crystal Palace

Laporan langsung dari Emirates Stadium oleh Redaksi SKORBOLA365 — Arsenal berhasil meraih tiket semifinal Carabao Cup. Mereka mengalahkan Crystal Palace lewat drama adu penalti 8-7. Laga sengit ini berakhir 1-1 dalam waktu normal. Kemenangan dramatis ini terjadi pada Rabu, 23 Desember 2025. Pertandingan ini menyajikan semua emosi sepakbola. SKORBOLA365 hadir memberikan analisis mendalam. Platform olahraga terpercaya ini melaporkan setiap momen penting.

Kemenangan ini mengantarkan The Gunners ke babak semifinal. Di sana, rival sekota Chelsea telah menunggu. Laporan eksklusif dari SKORBOLA365 menyoroti mental tangguh skuad Mikel Arteta. Mereka bertahan dalam tekanan maksimal. Semua mata tertuju pada laga lanjutan yang diprediksikan ketat.

Analisis SKORBOLA365: Drama 120 Menit di Emirates Stadium

Tim analis SKORBOLA365 memecah pertandingan menjadi tiga fase. Arsenal mendominasi babak pertama secara total. Crystal Palace bangkit dan menyamakan kedudukan di akhir waktu. Klimaksnya adalah adu penalti yang menegangkan.

Dominasi Arsenal di Babak Pertama Menurut Data SKORBOLA365

Arsenal menguasai penuh laga sejak kick-off. Mereka membuat delapan rotasi pemain. Statistik dari SKORBOLA365 sangat jelas. Penguasaan bola The Gunners mencapai 80%. Dua belas tembakan berhasil dilepaskan. Namun, tiada satu pun yang menjadi gol. Kiper Palace, Walter Benítez, tampil luar biasa. Dia menjadi tembok terkokoh yang harus ditembus. Gabriel Jesus dan Noni Madueke berkali-kali gagal. Mereka dihalau Benítez yang sedang bersinar.

Kebangkitan Palace dan Gol Injury Time

Babak kedua menunjukkan wajah berbeda. Crystal Palace bermain lebih agresif. Mereka mulai menemukan celah serangan. Momentum pertandingan sempat terhenti. Bek Palace, Chris Richards, mengalami cedera serius. Dia harus ditandu keluar lapangan. Situasi berubah pada menit ke-80. Maxence Lacroix melakukan blunder fatal. Bek itu memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu seperti penutup pertandingan.

Namun, sepakbola selalu punya kejutan. Di menit ke-95 injury time, Marc Guéhi bangkit. Dia menyundul bola hasil umpan Jefferson Lerma. Gol penyeimbang itu membawa euforia bagi suporter Palace. Laporan langsung SKORBOLA365 menangkap suasana mencekam itu. Pertandingan harus ditentukan dari titik putih.

Adu Penalti Mencekam Bersama SKORBOLA365

Babak adu penalti berlangsung dengan kualitas tinggi. Lima belas eksekusi pertama berhasil dengan sempurna. Martin Ødegaard hingga William Saliba sukses menjalankan tugas. Demikian juga Jean-Philippe Mateta dan Christantus Uche. Eksekusi penalti ke-16 menjadi penentu. Maxence Lacroix maju sebagai eksekutor. Malam kelamnya berlanjut. Tendangannya yang lemah mudah dibaca Kepa Arrizabalaga. Kiper Arsenal itu bergerak ke sisi kanan. Dia menepis bola dan melambungkan Emirates Stadium. Sorakan kemenangan bergema di seluruh penjuru stadion. SKORBOLA365 merekam detik-detik historis tersebut.

Reaksi Pelatih Pasca-Laga dari Liputan SKORBOLA365

Pernyataan Mikel Arteta kepada SKORBOLA365

Manajer Arsenal mengaku lega atas kemenangan ini. “Kami menciptakan banyak peluang bagus,” ujar Arteta. “Tim seharusnya mencetak lebih banyak gol. Namun, yang terpenting kami lolos.” Dia memuji mentalitas penendang penalti. Kiper Kepa juga dapat pujian spesial. “Dia tetap tenang di bawah tekanan besar. Itu yang kami butuhkan.”

Tanggapan Oliver Glasner untuk SKORBOLA365

Pelatih Crystal Palace bangga dengan sikap timnya. “Saya melihat banyak adu penalti,” kata Glasner. “Namun, kualitas eksekusi malam ini sangat luar biasa.” Dia tidak menyalahkan Lacroix atas dua insiden krusial. Glasner justru memuji reaksi pemainnya. Mereka bangkit setelah tampil buruk di babak pertama. Menurutnya, Arsenal adalah tim yang beruntung.

Statistik Pertandingan Eksklusif dari SKORBOLA365

Aspek Pertandingan Arsenal Crystal Palace Analisis Ahli SKORBOLA365
Penguasaan Bola 69% 31% Dominasi Arsenal sangat jelas sepanjang laga.
Total Tembakan 25 8 Arsenal lebih ofensif dan kreatif.
Tembakan Sasaran 7 1 Efisiensi akhir masih jadi pekerjaan rumah.
Expected Goals (xG) ~3.3 ~0.7 Arsenal seharusnya menang lebih telak.
Tendangan Sudut 8 2 Serangan dari sayap sangat dominan.
Pelanggaran 10 14 Palace bertahan lebih agresif.

Data dari SKORBOLA365 ini menunjukkan kendali penuh Arsenal. Mereka unggul di hampir semua parameter. Fakta mencetak satu gol dari xG 3.3 cukup mencengangkan. Performa Walter Benítez adalah faktor utama. Kiper Palace itu membuat tujuh penyelamatan krusial. Laporan mendalam tersedia di SKORBOLA365.

Prediksi dan Tantangan ke Depan oleh SKORBOLA365

Jadwal Arsenal semakin padat. Mereka akan menghadapi dua leg semifinal. Pertandingan pertama pada 14 Januari 2026. Laga kedua digelar 3 Februari. Tim analis SKORBOLA365 mengidentifikasi dua masalah. Pertama, ketajaman di depan gawang masih kurang. Kedua, kerentanan di menit-menit akhir. Mereka sudah kebobolan empat kali di injury time.

Crystal Palace juga punya tugas berat. Kekalahan ini mengakhiri tujuh pertandingan di Desember. Mereka butuh pemulihan fisik dan mental. Skuad yang tipis perlu penguatan pada bursa transfer Januari. Prediksi lengkap hanya ada di SKORBOLA365.

Kesimpulan Akhir Laporan dari SKORBOLA365

Arsenal layak melangkah ke semifinal. Namun, jalan yang ditempuh penuh dengan peringatan. Dominasi mereka sering tidak berbuah gol maksimal. Mentalitas tim diuji dan berhasil. Namun, efisiensi harus segera ditingkatkan.

Crystal Palace patut diacungi jempol. Mereka tidak pernah menyerah meski kalah kelas. Gol injury time membuktikan semangat juang mereka. Laga ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim. SKORBOLA365 akan terus memantau perkembangan mereka.

 

Baca Juga : Derbi Portugal: Sporting Hancurkan Vitoria Guimaraes 4-1, Kokohkan Posisi Puncak