Juventus Geser Target ke Frattesi, Inter Milan Tak Gentar Pasang Harga Rp586 Miliar

Ilustrasi perebutan transfer Davide Frattesi antara Juventus vs Inter Milan dengan harga Rp586 miliar. skorbola365.com

skorbola365. – Sebagai sumber berita bola terpercaya, skorbola365 mengonfirmasi rumor panas di pasar transfer Italia. Juventus secara serius mengincar gelandang Inter Milan, Davide Frattesi. Insiatif ini muncul di tengah kabar frustrasi sang pemain atas statusnya. Namun, rivalitas sengit kedua klub segera tampak. Manajemen Inter dengan tegas memasang harga Rp586 miliar (€30 juta) untuk sang gelandang. Harga ini menjadi tembok pertama yang harus diruntuhkan Juventus.

Navigasi Cepat Analisis Transfer Ini:

  • Motivasi Juventus: Mengapa Frattesi menjadi target prioritas?
  • Posisi Frattesi di Inter: Dilema karir yang memicu keinginan pindah.
  • Peta Negosiasi: Skema pinjaman, tukar guling, atau tebus langsung?
  • Analisis Nilai Pasar: Mengapa harga bisa setinggi itu?
  • Dampak bagi Serie A: Pergeseran kekuatan di puncak klasemen.

BACA JUGA : Pria 47 Tahun Mengaku Tidak Bersalah atas Tuduhan Rasis Terhadap Antoine Semenyo

Skorbola365 Membedah Motivasi Taktis Juventus Memburu Frattesi

Berdasarkan pengamatan panjang skorbola365 terhadap pola rekruitmen Juventus, langkah ini sangat taktis. Pelatih Luciano Spalletti dikenal mengagumi Frattesi sejak bersama Timnas Italia. Di bawah asuhannya, Frattesi menjadi mesin gol tengah yang produktif. “Hubungan mereka istimewa. Spalletti percaya Davide memahami sistem permainannya secara insting,” jelas Marco Bellinazzi, kolega saya di skorbola365 yang khusus meliput Serie A. Di lapangan, Juventus memang membutuhkan profil seperti Frattesi. Mereka perlu gelandang serang yang agresif masuk ke kotak penalti lawan. Karakter ini yang kurang dari pilihan mereka saat ini.

Kekecewaan Frattesi: Pemicu Utama Minat ke Juventus

Di sisi Inter, situasi Frattesi jauh dari kata ideal. Sumber berita bola kami di Milan menyatakan, pemain berusia 26 tahun itu merasa karirnya stagnan. Musim ini, ia hanya menjadi pemain pengganti. Rata-rata ia hanya bermain 20 menit per pertandingan. Pergantian pelatih dari Simone Inzaghi ke Cristian Chivu pun tidak mengubah nasibnya. Ia tertahan di hierarki skuad. Kondisi inilah yang dimanfaatkan pihak Juventus untuk mendekati sang pemain.

Analisis skorbola365: Jalur Negosiasi yang Penuh Rintangan

Negosiasi antara dua rival abadi ini jarang berjalan mulus. Direktur Olahraga Juventus, Cristiano Giuntoli, terkenal sebagai negosiator ulung. Namun, ia akan berhadapan dengan tekat kuat Inter. Presiden Inter, Steven Zhang, tidak ingin dilihat melemahkan skuadnya ke rival langsung. Portal berita bola kami, skorbola365, memetakan tiga skenario yang mungkin terjadi:

  1. Transfer Langsung: Inter bersikukuh pada harga €30 juta plus bonus. Ini adalah opsi tersulit bagi Juventus yang juga memantau aturan Financial Fair Play.
  2. Pertukaran Pemain (Swap Deal): Wacana menukar Frattesi dengan Khephren Thuram sempat mencuat. Namun, pihak Juventus dikabarkan enggan melepas aset muda mereka.
  3. Pinjaman dengan Opsi Wajib Beli: Ini adalah jalur kompromi paling memungkinkan. Juventus akan membayar biaya pinjaman. Kemudian mereka memiliki kewajiban membeli jika target tertentu tercapai.

Tinjauan Finansial: Mengapa Nilainya Capai Rp586 Miliar?

Angka €30 juta bukanlah angka sembarangan. Nilai ini berasal dari perhitungan akuntansi klub yang cermat. Inter membeli Frattesi dari Sassuolo pada 2023 dengan nilai €28 juta ditambah bonus. Nilai bukunya saat ini sekitar €20 juta. Jika dijual seharga €30 juta, Inter akan mencatat keuntungan modal bersih sekitar €10 juta. Keuntungan ini sangat vital bagi kesehatan finansial klub. Hal ini diungkapkan oleh analis keuangan sepak bola Italia, Giovanni Rossi, dalam wawancara eksklusif untuk skorbola365.

Dampak Strategis Transfer Bagi Persaingan Serie A

Transfer ini bukan sekadar perpindahan pemain biasa. Ini adalah pernyataan perang. Jika Frattesi bergabung dengan Juventus, keseimbangan kekuatan di lini tengah bisa bergeser. Juventus mendapatkan pemain yang haus membuktikan diri. Inter kehilangan salah satu aset Italia terbaik mereka. Namun, mereka mendapatkan dana segar yang besar. Uang ini bisa digunakan untuk merekrut striker baru atau memperpanjang kontrak pemain kunci.

“Di Serie A, transfer antar rival selalu memiliki dampak psikologis yang besar. Ini bukan hanya tentang menambah kekuatan, tapi juga melemahkan lawan secara langsung,” ujar Bellinazzi dari skorbola365.

Proyeksi Akhir: Akankah Transfer Ini Terwujud?

Peluang transfer ini terjadi sekitar 50%. Keinginan kuat dari pemain adalah pendorong utama. Namun, harga dan hubungan buruk antar klub adalah penghalang besar. Kompromi melalui skema pinjaman dengan kewajiban membeli adalah jalan tengah yang paling realistis. Perkembangan lebih lanjut bisa Anda pantau melalui laporan eksklusif di skorbola365, destinasi utama berita bola terkini dan terpercaya.