Pep Guardiola Sindir Pengeluaran Transfer Manchester City

skorbola365Pep Guardiola kembali melontarkan komentar bernada sindiran terkait kebijakan transfer Manchester City. Dengan gaya khasnya yang jenaka namun menusuk, pelatih asal Spanyol itu mengaku “sedikit sedih dan kecewa” karena City hanya berada di peringkat ketujuh dalam daftar pengeluaran bersih tertinggi Liga Primer Inggris selama lima tahun terakhir.

Pernyataan tersebut tentu terdengar ironis, mengingat City dikenal sebagai salah satu klub terkaya dan paling dominan di Inggris dalam satu dekade terakhir.

Baca juga : AC Milan Hajar Bologna 3-0 : Kemenangan Perkecil Jarak dari Inter

Pep Guardiola will not give up on Manchester City’s Premier League title bid

City Boros di Januari, Tapi Cerdas dalam Penjualan

Manchester City kembali menjadi klub dengan pengeluaran terbesar pada bursa transfer Januari untuk tahun kedua berturut-turut. Kali ini, mereka mendatangkan Antoine Semenyo dan Marc Guehi dengan total nilai sekitar £84 juta, setelah sebelumnya menghabiskan £180 juta pada Januari tahun lalu.

Namun, di balik belanja besar tersebut, City menunjukkan kecerdikan luar biasa dalam menjual pemain. Berdasarkan data Transfermarkt, klub ini berhasil mengumpulkan £550 juta dari penjualan pemain selama lima tahun terakhir. Hal inilah yang membuat pengeluaran bersih mereka tetap relatif rendah dibanding rival-rival utama di Liga Primer.


Pujian untuk Direktur Sepak Bola City

Ketika ditanya soal peran direktur sepak bola Hugo Viana dalam strategi transfer klub, Guardiola tak ragu memberikan pujian.

“Sangat bagus. Txiki [Bergiristain] sebelumnya dan Hugo sekarang,” ujar Guardiola.

Namun, pujian itu langsung disusul dengan komentar sarkastik yang mengundang tawa.

“Saya sedikit sedih dan kecewa karena dalam pengeluaran bersih selama lima tahun terakhir kami berada di urutan ketujuh. Saya ingin menjadi yang pertama. Saya tidak mengerti mengapa klub tidak menghabiskan lebih banyak uang.”

Guardiola bahkan menambahkan bahwa enam tim dengan pengeluaran bersih lebih tinggi seharusnya mendominasi kompetisi.

“Sekarang enam tim itu harus memenangkan Liga Primer, Liga Champions, dan Piala FA karena mereka lebih banyak mengeluarkan uang. Ini fakta, bukan opini.”

Komentar ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan analis Skor Bola 365.


Prestasi Tetap Mengalir Meski Belanja ‘Hemat’

Meski gagal meraih trofi besar musim lalu, Manchester City tetap menjadi kekuatan dominan di Inggris. Klub ini telah memenangkan enam dari sembilan gelar Liga Primer terakhir, sebuah pencapaian yang sulit ditandingi.

Menariknya, City hanya sekali melampaui angka £100 juta untuk satu pemain, yakni saat mendatangkan Jack Grealish dari Aston Villa pada 2022.


Akademi Jadi Mesin Uang City

Keberhasilan City dalam menjaga neraca keuangan tak lepas dari kontribusi akademi mereka. Sejak 2020, klub ini telah menghasilkan lebih dari £250 juta hanya dari penjualan pemain akademi.

Beberapa penjualan besar termasuk:

  • Julian Alvarez ke Atletico Madrid pada 2024 dengan nilai rekor klub sebesar £81,5 juta

  • Raheem Sterling ke Chelsea yang menghasilkan £50 juta

Model bisnis ini membuat City tetap kompetitif di lapangan tanpa harus memimpin daftar pengeluaran bersih sebuah ironi yang kembali disorot Guardiola dengan gaya khasnya, dan tentu menjadi bahan diskusi hangat di Skor Bola 365.