skorbola365. – Skor akhir PSG vs Flamengo menorehkan sejarah baru. Paris Saint-Germain akhirnya meraih mahkota dunia. Mereka menjuarai FIFA Intercontinental Cup 2025 setelah menundukkan Flamengo. Laga dramatis di Stadion Ahmad bin Ali, Doha, ditentukan lewat adu penalti 2-1. Ini adalah berita bola yang ditunggu para penggemar. Pertandingan sengit berakhir 1-1 dalam 120 menit. Kemenangan ini adalah pencapaian monumental bagi klub asal Prancis tersebut. Semua detail laga kini menjadi pembahasan hangat di berbagai forum penggemar.
BACA JUGA : AC Milan Mulai Negosiasi Untuk Niclas Füllkrug
Gambaran Utama Jalannya Pertandingan Penuh Emosi
Laporan pertandingan PSG vs Flamengo menunjukkan jalan cerita yang naik turun. PSG langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Dominasi mereka hampir terkonversi jadi gol. Fabián Ruiz membawa bola melewati kiper Agustín Rossi dan menjebol gawang. Sorak-sorai itu diputus teknologi Video Assistant Referee (VAR). Wasit memastikan bola sudah sepenuhnya melintasi garis lapangan sebelum disentuh Ruiz. Gol spektakuler itu pun dianulir. Namun, tekanan PSG tak kunjung surut.
Gol Pembuka dan Balasan Flamengo yang Mengesankan
Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil. Khvicha Kvaratskhelia menjadi pahlawan. Pemain asal Georgia itu mencetak gol pada menit ke-38. Ia menyodok bola ke gawang kosong. Tendangan itu memanfaatkan umpan silang Désiré Doué yang gagal diamankan Rossi. PSG pun unggul 1-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, situasi berubah. Flamengo bangkit dan bermain lebih agresif. Tekanan mereka berbuah hadiah penalti pada menit ke-62. Marquinhos melakukan pelanggaran atas Giorgian de Arrascaeta di dalam kotak. Jorginho, eksekutor andal, maju sebagai algojo. Dengan gaya khas hop-skip-nya, ia sukses mengecoh kiper Matvey Safonov. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1. Skor itu bertahan hingga peluit akhir babak kedua berbunyi.
Drama Babak Tambahan Waktu dan Adu Penalti Menegangkan
Babak tambahan waktu berjalan alot. Kedua tim bermain lebih hati-hati. Kelelahan mulai terlihat, namun semangat juang tetap membara. PSG menciptakan beberapa peluang. Flamengo juga membalas dengan serangan balik yang berbahaya. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta dalam 2×15 menit tersebut. Nasib juara dunia harus diputuskan dari titik putih.
Heroik Safonov Menjadi Penentu Kemenangan PSG
Adu penalti menjadi pentas heroik Matvey Safonov. Kiper asal Rusia itu tampil luar biasa. Dari lima eksekusi Flamengo, ia berhasil mementahkan empat tendangan. Ia menyelamatkan penalti dari Saúl Ñíguez, Pedro, Léo Pereira, dan Luiz Araújo. Di sisi PSG, Vitinha dan Nuno Mendes sukses menunaikan tugas. Safonov akhirnya dinobatkan sebagai pahlawan kemenangan. Penyelamatannya atas tendangan Araújo menetapkan skor akhir 2-1. Ia memastikan PSG juara Intercontinental Cup untuk pertama kalinya.
Analisis Statistik dan Dominasi Permainan PSG
Kemenangan PSG sangatlah pantas jika melihat statistik. Data resmi pertandingan menunjukkan dominasi mutlak Les Parisiens. Mereka menguasai bola sebesar 61% sepanjang laga. Tim asuhan Luis Enrique itu juga melepaskan 23 percobaan tembakan. Sembilan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Flamengo hanya mampu melakukan 2 tembakan tepat sasaran dari 12 percobaan. PSG juga unggul jauh dalam jumlah sepak pojok: 10 berbanding 3.
Taktik Luis Enrique dan Perjalanan Menuju Puncak
Kemenangan ini adalah puncak dari proyek Luis Enrique. Ia membangun tim dengan fondasi permainan kolektif. Pemain seperti Warren Zaïre-Emery dan Vitinha menjadi motor tim. Vitinha bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan. Gelar ini melengkapi koleksi trofi PSG musim ini. Sebelumnya, mereka telah menjuarai Ligue 1 dan Liga Champions. Kemenangan ini sekaligus menjadi penebusan atas kegagalan di turnamen serupa sebelumnya.
Signifikansi Gelar dan Masa Depan Kompetisi
Gelar Intercontinental Cup 2025 sangat berarti. Ini adalah gelar dunia pertama dalam sejarah panjang PSG. Prestasi ini mengukuhkan status mereka di panggung global. Bagi Flamengo, kekalahan ini terasa pahit. Namun, perjalanan mereka ke final sebagai juara Copa Libertadores patut diacungi jempol. Final yang ketat ini membuktikan bahwa kesenjangan kualitas semakin menipis.
Turnamen ini juga menandai format baru. FIFA Intercontinental Cup menggantikan Piala Dunia Antarklub lama. PSG lolos otomatis sebagai juara Liga Champions Eropa. Flamengo harus melewati babak play-off terlebih dahulu. Kemenangan PSG akan tercatat sebagai juara perdana dalam format terkini. Untuk update berita bola dan analisis mendalam lainnya, kunjungi selalu portal olahraga terpercaya kami di skorbola365. Informasi jadwal dan statistik lengkap juga dapat diakses melalui situs internal kami di skorbola365.

