Cody Gakpo Akhirnya Bicara Soal Kegagalan Transfer ke Manchester City: Musim Panas Terberat dalam Hidupnya

SKORBOLA365 – Cody Gakpo akhirnya buka suara soal gagalnya transfer ke Manchester City pada bursa transfer musim panas 2026. Dalam wawancara dengan The Telegraph, ia menyebut musim panas itu sebagai periode terberat dalam hidupnya. Manchester City dikabarkan menyiapkan tawaran hingga £80 juta, tetapi Liverpool membatalkan kesepakatan di jam-jam terakhir .

Cody Gakpo hampir meninggalkan Liverpool. Hampir. Tapi pada akhirnya, ia tetap di Anfield. Dan sekarang, untuk pertama kalinya, ia bicara tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Dalam wawancara dengan The Telegraph yang dikutip sejumlah media, Gakpo mengakui bahwa bursa transfer musim panas 2026 adalah periode yang sangat menguras dirinya. Bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga soal kehidupan.

Baca Juga : Barcelona Sempat Coba Datangkan Lautaro Martinez dari Inter Milan

Poin Penting dari Pernyataan Gakpo

Poin Penting

  1. Gakpo menyebut musim panas 2026 sebagai periode terberat dalam hidupnya. Bukan hanya soal transfer, tetapi juga tragedi personal yang ia alami bersama keluarganya .

  2. Manchester City menyiapkan tawaran hingga £80 juta. Liverpool awalnya bersedia menjual, tetapi membatalkan keputusan di jam-jam terakhir bursa transfer .

  3. Gakpo sudah mencapai kesepakatan personal dengan Man City. Menurut laporan, ia sudah siap pindah sebelum Liverpool memutuskan untuk mempertahankannya .

  4. Gakpo merespons kritik suporter dengan kedewasaan. Ia mengakui bahwa kritik tersebut beralasan dan bahwa ia seharusnya bisa tampil lebih baik musim lalu .

  5. Performa Gakpo musim ini justru meningkat. Ia mencetak 2 gol dan 4 assist dalam 6 pertandingan awal, membuktikan keputusan Liverpool untuk mempertahankannya .

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Bursa Transfer?

Ketertarikan Manchester City dan Tawaran £80 Juta

Manchester City adalah klub yang paling serius mengejar Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026. Laporan menyebut City menyiapkan tawaran sekitar £80 juta untuk mendapatkan penyerang asal Belanda tersebut .

Enzo Maresca, yang menggantikan Pep Guardiola sebagai manajer City, melihat Gakpo sebagai tambahan penting di lini depan. Fleksibilitasnya bermain sebagai winger kiri maupun penyerang tengah membuatnya cocok dengan sistem yang ingin dibangun Maresca .

Bagi Gakpo, tawaran ini bukan hanya soal sepak bola. Laporan menyebut kesepakatan personal yang ditawarkan City akan menjadi kenaikan gaji yang sangat besar bagi mantan pemain PSV Eindhoven itu .

Keputusan Liverpool di Jam-jam Terakhir

Liverpool awalnya bersedia menjual Gakpo. Klub baru saja mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain, dan penjualan Gakpo bisa membantu menyeimbangkan keuangan .

Namun, di jam-jam terakhir bursa transfer, Liverpool berubah pikiran. Kesulitan merekrut target pengganti seperti Yankuba Minteh atau Ismaïla Sarr membuat manajemen memutuskan untuk mempertahankan Gakpo .

Keputusan itu terbukti tepat. Gakpo justru menjadi salah satu pemain paling produktif Liverpool di awal musim ini.

Musim Panas yang Berat di Luar Sepak Bola

Tragedi Personal yang Jarang Dibahas

Yang membuat musim panas 2026 benar-benar berat bagi Gakpo bukan hanya soal transfer. Dalam periode yang sama, ia dan pasangannya, Noa van der Bij, mengalami kehilangan yang sangat traumatis.

Gakpo dan Noa kehilangan anak kedua mereka dalam kandungan. Tragedi ini terjadi saat Gakpo sedang membela Timnas Belanda di Piala Dunia .

“Itu adalah musim panas yang sulit bagi saya, keluarga saya, dan segala hal yang berkaitan dengan sepak bola serta kehidupan,” kata Gakpo .

Ia memilih untuk tidak berbicara detail tentang tragedi tersebut. “Tidak ada gunanya membicarakannya sekarang. Saya hanya membiarkannya terjadi, dan semuanya berakhir seperti apa adanya” .

Bagi Gakpo, satu-satunya cara untuk melewati periode itu adalah dengan fokus pada apa yang bisa ia kendalikan: bermain sepak bola.

Gakpo Merespons Kritik Suporter Liverpool

Mengakui Performa di Bawah Standar

Selain drama transfer, Gakpo juga harus menghadapi kritik dari suporter Liverpool atas performanya musim lalu. Ia mencatatkan 9 gol dan 7 assist dalam 52 pertandingan — angka yang dianggap di bawah ekspektasi untuk pemain dengan bayaran £250 ribu per pekan .

Alih-alih membela diri, Gakpo justru memvalidasi kritik tersebut. “Saat Anda bermain untuk klub besar seperti Liverpool, Anda harus tampil bagus,” katanya .

“Saya tahu saya seharusnya bisa tampil jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Saya tidak tahu apakah kritik itu tidak adil. Mungkin iya, tetapi dalam satu sisi saya memahaminya” .

Kedewasaan ini menunjukkan bahwa Gakpo tidak hanya menerima kritik, tetapi menggunakannya sebagai motivasi untuk bangkit.

Perbandingan: Sebelum dan Sesudah Transfer Gagal

Aspek Sebelum (Musim Panas 2026) Sesudah (Awal Musim 2026/2027)
Status Transfer Hampir pindah ke Manchester City Tetap di Liverpool hingga 2030
Kesepakatan Personal Sudah tercapai dengan City Fokus pada Liverpool
Performa Kritik atas musim 2025/2026 2 gol, 4 assist dalam 6 laga
Posisi Winger kiri Winger kanan (adaptasi)
Kontrak £250.000 per pekan £250.000 per pekan (hingga 2030)

Performa Gakpo Musim Ini

Statistik Jumlah
Penampilan (semua kompetisi) 6
Gol 2
Assist 4
Gol untuk Timnas Belanda 1 (vs Jerman)
Posisi Winger Kanan

Catatan: Data per September 2026. Gakpo mencetak gol penyama kedudukan di injury time saat Belanda bermain 1-1 melawan Jerman .

FAQ

Mengapa transfer Cody Gakpo ke Manchester City gagal?
Liverpool awalnya bersedia menjual Gakpo, tetapi membatalkan keputusan di jam-jam terakhir bursa transfer setelah kesulitan merekrut pengganti seperti Yankuba Minteh atau Ismaïla Sarr .

Berapa nilai tawaran Manchester City untuk Gakpo?
Manchester City dikabarkan menyiapkan tawaran sekitar £80 juta untuk Gakpo .

Apa yang dikatakan Gakpo tentang musim panas 2026?
Gakpo menyebutnya sebagai musim panas yang sangat sulit, bukan hanya soal transfer tetapi juga tragedi personal yang ia alami bersama keluarganya .

Apakah Gakpo menyesal tidak jadi pindah ke Manchester City?
Gakpo tidak mengungkapkan penyesalan secara eksplisit. Ia memilih fokus pada apa yang bisa ia kendalikan dan menikmati hidup bersama keluarga serta bermain sepak bola .

Bagaimana performa Gakpo setelah transfer gagal?
Gakpo tampil impresif dengan 2 gol dan 4 assist dalam 6 pertandingan awal musim ini. Ia juga mencetak gol penyama kedudukan untuk Belanda melawan Jerman .

Kesimpulan

Kegagalan transfer Cody Gakpo ke Manchester City bukan akhir dari segalanya. Justru sebaliknya.

Di tengah musim panas yang penuh tekanan — baik dari drama transfer maupun tragedi personal — Gakpo memilih untuk fokus pada apa yang bisa ia kendalikan. Ia tidak membiarkan kekecewaan menguasainya.

Keputusan Liverpool untuk mempertahankannya terbukti tepat. Gakpo kini menjadi salah satu pemain paling produktif di awal musim ini, dengan 2 gol dan 4 assist dalam 6 pertandingan. Ia juga mulai nyaman bermain di posisi baru sebagai winger kanan.

Yang paling mengesankan adalah caranya merespons kritik. Alih-alih membela diri, ia mengakui kekurangan dan berjanji untuk tampil lebih baik. Itulah tanda pemain yang matang secara mental.

Bagi Liverpool, mempertahankan Gakpo mungkin bukan keputusan yang direncanakan. Tapi itu keputusan yang benar.


Untuk berita dan analisis Liga Inggris lainnya, kunjungi SKORBOLA365.