Hasil Como vs Inter 3-4: Comeback Gila, Scudetto Semakin Dekat

SKORBOLA365 – menyajikan laporan lengkap laga dramatis pekan ke-32 Serie A 2025/26. Inter Milan berhasil membalikkan keadaan secara luar biasa untuk mengalahkan Como 1907 dengan skor 3-4 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin (13/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis ini membuat Inter kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin, sementara Como harus rela tergeser dari zona Liga Champions.

Baca Juga : Michael Carrick Ingin Boyong Mantan Anak Asuhnya ke MU via SKOR BOLA 365

Jalannya Pertandingan: Mimpi Buruk di Babak Pertama

Inter sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, Como yang tampil dengan formasi menyerang total sejak awal justru mengejutkan publik tuan rumah sendiri. Tim asuhan Cesc Fabregas bermain tanpa beban dan berkali-kali merepotkan lini belakang Nerazzurri.

Como membuka keunggulan pada menit ke-36. Serangan cepat yang diawali Assane Diao diselesaikan oleh Nico Paz. Meski tembakan Paz sempat ditepis Yann Sommer, bola rebound langsung disambar Alex Valle menjadi gol.

Menjelang turun minum, Como menggandakan keunggulan. Nico Paz memanfaatkan umpan panjang dan melepaskan tembakan akurat melengkung ke pojok gawang yang gagal dijangkau Sommer. Como unggul 2-0 dan sepertinya akan menutup babak pertama dengan nyaman.

Babak Kedua: Kebangkitan Gila Nerazzurri

Namun, Inter menunjukkan mengapa mereka pantas disebut sebagai kandidat juara. Di masa injury time babak pertama, Marcus Thuram memperkecil ketertinggalan setelah menyambar umpan silang Nicolo Barella.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Memasuki babak kedua, Inter langsung meningkatkan tekanan. Hanya beberapa menit setelah restart, Thuram kembali mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan komunikasi antara kiper Jean Butez dan bek Marc-Oliver Kempf. Skor imbang 2-2.

Momentum sepenuhnya berbalik ke kubu Nerazzurri. Pada menit ke-58, Denzel Dumfries membawa Inter berbalik unggul lewat sundulan keras memanfaatkan umpan bola mati Hakan Calhanoglu. Dumfries kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-72 melalui situasi kemelut di depan gawang, membuat Inter unggul 4-2.

Como sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Lucas Da Cunha pada menit ke-89 setelah VAR memastikan pelanggaran terjadi di kotak penalti. Di menit-menit akhir, Alberto Moreno mendapatkan dua peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun sundulannya melenceng dan satu lagi membentur mistar gawang. Skor 3-4 bertahan hingga laga usai.

Statistik Kunci Pertandingan

Berikut adalah data statistik yang menunjukkan dominasi Como dalam hal peluang, namun ketajaman Inter yang berbicara:

  • Penguasaan Bola Como: 56% vs Inter 44%

  • Total Tembakan Como: 20 vs Inter 12

  • Tembakan Tepat Sasaran Como: 8 vs Inter 6

  • Pelanggaran: Como 11 kali, Inter 14 kali

  • Kartu Kuning: Como 2 (Kempf, Butez), Inter 3 (Barella, Acerbi, Dumfries)

Susunan Pemain Lengkap

Como 1907 (4-2-3-1):
Jean Butez; Ignace van der Brempt, Diego Carlos, Marc-Oliver Kempf, Alex Valle; Sergi Roberto, Maximo Perrone; Assane Diao, Nico Paz, Martin Baturina; Tasos Douvikas

Inter Milan (3-5-2):
Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram

Pahlawan Kemenangan Inter

Marcus Thuram menjadi bintang pertama dengan dua gol krusialnya. Gol pertamanya di masa injury time babak pertama menjadi titik balik yang mengubah momentum pertandingan. Gol keduanya di awal babak kedua langsung menyamakan kedudukan dan membuat Inter percaya diri.

Denzel Dumfries juga tampil gemilang dengan brace-nya. Bek sayap Belanda itu tidak hanya solid di pertahanan, tetapi juga tajam di lini depan. Dua golnya menjadi penentu kemenangan dramatis Inter.

Nicolo Barella layak mendapatkan pujian. Gelandang Timnas Italia itu mencatatkan dua assist untuk gol Thuram, menunjukkan kelasnya sebagai motor lini tengah Inter.

Reaksi Pelatih: Fabregas Bangga, Chivu Puji Mentalitas

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku sangat bangga dengan performa anak asuhnya meski harus menelan kekalahan.

“Hari ini tim saya menunjukkan keberanian dan semangat. Bahkan dalam kekalahan pun mereka menunjukkan karakter yang baik. Memang benar kami melakukan kesalahan, tapi ini adalah tim muda. Dua tahun lalu, paling banter kami bermain seperti pertandingan persahabatan melawan Inter, tetapi hari ini kami memainkan pertandingan yang sesungguhnya,” ujar Fabregas kepada DAZN Italia.

Fabregas juga menilai bahwa mentalitas menjadi pembeda di laga ini.

“Anda bisa bicara taktik sesuka hati, tapi pada akhirnya mentalitaslah yang membuat perbedaan. Gol Thuram di penghujung babak pertama menjadi titik balik yang mengubah segalanya,” tegas mantan bintang Arsenal tersebut.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, memuji kebangkitan timnya.

“Kami tahu ini tidak akan mudah. Kami menghadapi tim yang sedang berjuang demi sesuatu yang penting. Kami kesulitan dan tertinggal 2-0, tetapi kami berhasil mencetak satu gol balasan dan itu memberi kami kepercayaan diri. Setelah jeda, kami meningkatkan permainan, menunjukkan karakter, dan kami membalikkan keadaan,” papar Chivu kepada DAZN Italia.

Dampak Klasemen: Inter Makin Kokoh, Como Tergeser

Kemenangan dramatis ini membawa dampak signifikan pada klasemen Serie A.

Inter Milan kini mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan. Mereka unggul sembilan poin dari Napoli yang hanya bermain imbang 1-1 melawan Parma. Dengan enam laga tersisa, Scudetto semakin dekat dalam genggaman Nerazzurri.

Como yang memulai laga di peringkat keempat, kini harus rela turun ke peringkat kelima dengan 58 poin. Mereka tergeser oleh Juventus yang berhasil mengalahkan Atalanta 1-0 di laga sebelumnya. Como kini terpaut dua poin dari Si Nyonya Tua yang berada di zona Liga Champions.

Daftar Klasemen Sementara (Papan Atas):

  • Inter Milan: 75 poin (Peringkat 1)

  • Napoli: 66 poin (Peringkat 2)

  • AC Milan: 63 poin (Peringkat 3)

  • Juventus: 60 poin (Peringkat 4)

  • Como: 58 poin (Peringkat 5)

Analisis: Pembelajaran Berharga bagi Como

Kekalahan ini menjadi pembelajaran berharga bagi Como. Mereka tampil luar biasa di babak pertama, bahkan sempat unggul 2-0 atas pemuncak klasemen. Namun, pengalaman dan mentalitas juara Inter berbicara di babak kedua.

Como sebenarnya mencatatkan 20 tembakan sepanjang laga, lebih banyak dari Inter yang hanya 12 tembakan. Namun, efisiensi dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda. Fabregas pun mengakui hal tersebut.

“Kesalahan adalah bagian dari permainan. Hal itu sering kali membantu Anda tumbuh lebih cepat karena memaksa Anda untuk melihat lebih teliti dan tidak hanya berpuas diri,” ujar Fabregas.

Meski kalah, Como membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di papan atas Serie A. Proyek jangka panjang di bawah kepemilikian taipan Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat.

Fakta Menarik Pertandingan

  • Inter berhasil membalikkan defisit 0-2 untuk ketiga kalinya musim ini di Serie A

  • Marcus Thuram mencetak dua gol untuk ketiga kalinya dalam lima laga terakhir

  • Como gagal mempertahankan keunggulan 2-0 untuk pertama kalinya musim ini

  • Inter tidak terkalahkan dalam 12 laga tandang terakhir di Serie A

  • Como melepaskan 20 tembakan, terbanyak sepanjang musim melawan Inter

Fokus ke Depan: Coppa Italia dan Perburuan Liga Champions

Kedua tim akan kembali bertemu dalam waktu dekat. Como dan Inter dijadwalkan berhadapan di leg kedua semifinal Coppa Italia pada 21 April 2026 mendatang. Leg pertama di Stadio Sinigaglia berakhir imbang 0-0, sehingga pertarungan di leg kedua nanti diprediksi berlangsung sengit.

Bagi Como, fokus utama sekarang adalah kembali ke zona Liga Champions. Dengan enam pertandingan tersisa, peluang masih terbuka lebar. Mereka harus segera bangkit dari kekalahan pahit ini.

Sementara itu, Inter semakin dekat dengan Scudetto. Dengan keunggulan sembilan poin dan enam laga tersisa, Nerazzurri hanya butuh konsistensi untuk mengamankan gelar juara Serie A untuk musim ini.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Como vs Inter Milan

Apa hasil akhir pertandingan Como vs Inter Milan pada 13 April 2026?
Inter Milan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-4 setelah sebelumnya sempat tertinggal 0-2 di babak pertama.

Siapa saja pencetak gol dalam laga Como vs Inter Milan?
Como mencetak gol melalui Alex Valle (36′), Nico Paz (45′), dan Lucas Da Cunha (89′ penalti). Inter mencetak gol melalui brace Marcus Thuram (45+1′, 49′) dan brace Denzel Dumfries (58′, 72′).

Apa dampak hasil ini bagi klasemen Serie A?
Inter kokoh di puncak dengan 75 poin, unggul sembilan poin dari Napoli. Como turun ke peringkat kelima dengan 58 poin, tergeser oleh Juventus.

Kapan pertandingan ulang antara Como dan Inter akan digelar?
Kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua semifinal Coppa Italia pada 21 April 2026 di Giuseppe Meazza.

Mengapa Lautaro Martinez tidak bermain dalam laga ini?
Penyerang andalan Inter, Lautaro Martinez, absen karena cedera betis yang kembali kambuh. Posisinya digantikan oleh Francesco Pio Esposito.

Kesimpulan: Mentalitas Juara vs Pembelajaran Berharga

Hasil Como vs Inter pada 13 April 2026 menjadi pertandingan yang sarat akan pelajaran. Inter kembali membuktikan mengapa mereka layak menjadi kandidat juara musim ini. Sempat tertinggal 0-2, Nerazzurri tidak goyah. Dua gol dari Marcus Thuram dan dua gol dari Denzel Dumfries memastikan tiga poin krusial yang membawa mereka semakin dekat dengan Scudetto.

SKORBOLA365 menilai bahwa Como sebenarnya tampil luar biasa, terutama di babak pertama. Dua gol cepat melalui Alex Valle dan Nico Paz membuat publik Sinigaglia bergemuruh. Namun, pengalaman dan mentalitas juara Inter berbicara di babak kedua. Kekalahan ini menjadi pembelajaran berharga bagi skuad muda asuhan Fabregas.

Perburuan Scudetto dan tiket Liga Champions masih menyisakan enam laga. Inter hanya butuh konsistensi untuk mengamankan gelar. Sementara Como harus segera bangkit untuk kembali merebut posisi empat besar. Satu hal yang pasti, laga ini akan dikenang sebagai salah satu comeback terbaik musim ini di Serie A.