SKORBOLA365 – Italia mengalahkan Turki 4-1 dalam matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 di Stadion Atatürk, Bursa, Senin (28/9/2026) malam WIB. Alessandro Bastoni, Davide Frattesi, Michael Kayode, dan Francesco Pio Esposito mencetak gol untuk Italia. Baris Alper Yilmaz mencetak satu-satunya gol Turki .
Turki memasuki pertandingan ini dengan tekanan besar. Kalah 0-1 dari Prancis di laga pertama, mereka wajib meraih hasil positif di kandang sendiri. Tapi yang terjadi justru sebaliknya: Italia menghancurkan mereka dalam 27 menit pertama .
Roberto Mancini, yang kembali menangani Italia untuk periode kedua, meraih kemenangan pertamanya sejak kembali ke kursi pelatih. Dan cara timnya menang menunjukkan bahwa Italia bisa menjadi ancaman serius di grup ini .
Baca Juga : Antonio Rudiger Berpeluang Jalani Musim Terakhirnya di Real Madrid
Jalannya Pertandingan
Start Kilat Italia: Tiga Gol dalam 27 Menit
Italia tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit ke-9, Alessandro Bastoni memanfaatkan sepak pojok dengan baik. Zeki Celik membiarkan bola lewat, dan Bastoni menyambutnya dengan tembakan kaki kiri yang tidak bisa dihentikan Altay Bayindir. Skor 0-1 .
Tiga belas menit kemudian, Italia menggandakan keunggulan. Tembakan Michael Kayode ditepis Bayindir, tetapi Davide Frattesi menyambar bola rebound dan mencetak gol kedua. Skor 0-2 .
Menit ke-27, Italia menambah gol ketiga. Kayode kali ini menyelesaikan peluangnya sendiri dengan tembakan kaki kanan. Skor 0-3 .
Tiga gol dalam 27 menit. Ini adalah pertama kalinya Italia mencetak tiga gol dalam 30 menit pertama pertandingan kompetitif sejak September 2021 .
Turki Bangkit di Awal Babak Kedua
Vincenzo Montella melakukan tiga pergantian di awal babak kedua: Merih Demiral, Orkun Kökçü, dan Can Uzun ditarik keluar . Perubahan ini membawa dampak langsung.
Pada menit ke-47, Oğuz Aydın mengirim umpan ke Baris Alper Yilmaz di tiang jauh. Yilmaz menyelesaikan dengan tenang, memperkecil skor menjadi 1-3 .
Harapan Turki hanya bertahan tiga menit. Pada menit ke-50, tembakan Sandro Tonali membentur tiang. Bola rebound jatuh ke Francesco Pio Esposito, yang menyundulnya masuk. Skor 1-4 .
Turki sempat mencetak gol kedua melalui Yilmaz pada menit ke-56, tetapi dianulir karena offside . Setelah itu, pertandingan berjalan tanpa gol tambahan.
Timeline Gol Turki vs Italia
| Menit | Pencetak Gol | Tim | Skor |
|---|---|---|---|
| 9′ | Alessandro Bastoni | Italia | 0-1 |
| 22′ | Davide Frattesi | Italia | 0-2 |
| 27′ | Michael Kayode | Italia | 0-3 |
| 47′ | Baris Alper Yilmaz | Turki | 1-3 |
| 50′ | Francesco Pio Esposito | Italia | 1-4 |
Catatan: Gol kedua Yilmaz pada menit ke-56 dianulir karena offside .
Mengapa Turki Hancur di Babak Pertama?
Masalah Komunikasi di Lini Belakang
Gol pertama Italia lahir dari kelengahan Zeki Celik yang membiarkan bola lewat, memungkinkan Bastoni menyambutnya tanpa tekanan . Gol kedua terjadi setelah pertahanan Turki gagal mengantisipasi rebound tembakan Kayode .
Ini bukan sekadar kesalahan individu. Ini masalah organisasi pertahanan yang tidak berfungsi. Dalam pertandingan sekelas UEFA Nations League, kesalahan seperti ini langsung dihukum.
Tekanan Publik terhadap Montella
Setelah gol ketiga Italia, suporter Turki di Stadion Atatürk mulai meneriakkan “Montella istifa, TFF istifa” . Ini menunjukkan bahwa krisis yang dihadapi Turki bukan hanya soal hasil di lapangan.
Turki juga tersingkir di fase grup Piala Dunia sebelum turnamen ini. Kekalahan dari Italia memperpanjang tren buruk mereka di bawah Montella .
Perbandingan Babak Pertama vs Babak Kedua
| Aspek | Babak Pertama | Babak Kedua |
|---|---|---|
| Gol | Italia 3 – Turki 0 | Italia 1 – Turki 1 |
| Penguasaan Bola | Italia dominan | Lebih seimbang |
| Tembakan ke Gawang | Italia efektif | Turki lebih agresif |
| Pergantian Pemain | — | Turki: 3 pemain |
| Momentum | Italia mengendalikan | Turki sempat bangkit |
Catatan: Turki melakukan tiga pergantian di awal babak kedua yang langsung menghasilkan gol .
Poin Penting dari Hasil Pertandingan
Poin Penting
-
Italia mencetak tiga gol dalam 27 menit pertama — pertama kali sejak September 2021 mereka mencetak tiga gol dalam 30 menit pertama pertandingan kompetitif .
-
Mancini meraih kemenangan pertamanya sejak kembali menjadi pelatih Italia. Ini respons sempurna setelah kalah 0-2 dari Belgia di laga pertama .
-
Turki masih tanpa poin di Grup A1 setelah kalah dari Prancis dan Italia. Mereka menjadi juru kunci grup .
-
Suporter Turki menuntut Montella mundur setelah gol ketiga Italia, menunjukkan krisis kepercayaan yang lebih dalam .
-
Italia naik ke posisi ketiga grup dengan 3 poin, setara Belgia dan tertinggal 3 poin dari Prancis .
Implikasi untuk Klasemen Grup A1
Dengan hasil ini, Italia mengumpulkan 3 poin pertamanya di Grup A1. Mereka kini setara dengan Belgia di posisi kedua, tertinggal 3 poin dari Prancis yang memimpin dengan 6 poin .
Turki tetap di dasar klasemen tanpa poin. Dua kekalahan beruntun membuat posisi Montella semakin tidak nyaman. Laga melawan Belgia di matchday ketiga menjadi pertandingan hidup dan mati bagi Turki .
FAQ
Berapa skor akhir Turki vs Italia di UEFA Nations League?
Skor akhir adalah Turki 1-4 Italia. Italia mencetak gol melalui Bastoni (9′), Frattesi (22′), Kayode (27′), dan Esposito (50′). Turki mencetak satu gol melalui Yilmaz (47′) .
Siapa saja pencetak gol dalam pertandingan Turki vs Italia?
Italia: Alessandro Bastoni, Davide Frattesi, Michael Kayode, Francesco Pio Esposito. Turki: Baris Alper Yilmaz .
Mengapa suporter Turki menuntut Montella mundur?
Setelah gol ketiga Italia pada menit ke-27, suporter Turki di Stadion Atatürk meneriakkan “Montella istifa, TFF istifa”. Ini buntut dari performa buruk Turki yang juga tersingkir di fase grup Piala Dunia .
Apa posisi Italia dan Turki di klasemen Grup A1 setelah pertandingan ini?
Italia di posisi ketiga dengan 3 poin, setara Belgia. Turki di dasar klasemen tanpa poin setelah dua kekalahan .
Siapa pelatih Turki dan Italia dalam pertandingan ini?
Turki dilatih Vincenzo Montella, mantan striker Italia. Italia dilatih Roberto Mancini, yang kembali menangani Gli Azzurri untuk periode kedua .
Kesimpulan
Italia menunjukkan wajah yang sangat berbeda dari laga pertama melawan Belgia. Tiga gol dalam 27 menit pertama bukan hanya soal kualitas serangan, tetapi juga kelemahan sistemik pertahanan Turki.
Bagi Mancini, ini adalah fondasi yang tepat untuk membangun kembali kepercayaan diri tim. Kemenangan 4-1 di kandang lawan, melawan tim yang dilatih mantan striker Italia, adalah pesan bahwa Gli Azzurri masih bisa bersaing di level tertinggi.
Bagi Turki dan Montella, ini adalah malam yang menyakitkan. Dua kekalahan beruntun, tanpa poin, dan tekanan publik yang meningkat. Laga melawan Belgia di matchday ketiga menjadi penentu apakah Montella masih punya waktu untuk memperbaiki keadaan.
Untuk berita dan hasil pertandingan UEFA Nations League lainnya, kunjungi SKORBOLA365.


