SKORBOLA365 – Pertarungan sengit perebutan tiket Liga Champions akan tersaji saat Como menjamu Inter Milan pada giornata ke-32 Serie A 2025/26. Laga yang digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (13/4/2026) pukul 01.45 dini hari WIB ini menjadi penentu bagi kedua tim dengan misi yang sangat berbeda. SKORBOLA365 merangkum prediksi lengkap duel krusial yang bisa mengubah peta persaingan papan atas Liga Italia.
Baca Juga : Prediksi Chelsea vs Manchester City 12 April 2026
Klasemen dan Situasi Terkini
Como saat ini duduk di peringkat kelima klasemen sementara Serie A. Tim milik taipan Indonesia itu mengoleksi 58 poin dari 31 pertandingan, dengan catatan 16 menang, 10 imbang, dan 5 kalah. Mereka hanya terpaut satu angka dari Juventus yang baru saja menyalip di posisi keempat setelah mengalahkan Atalanta 1-0.
Di sisi lain, Inter Milan kokoh di puncak klasemen dengan 72 poin dari 31 laga. Nerazzurri mencatatkan 23 kemenangan, 3 imbang, dan 5 kekalahan, dengan selisih gol fantastis +45. Mereka unggul tujuh poin dari Napoli di posisi kedua dan sembilan poin dari AC Milan.
Statistik Kunci Kedua Tim
Berikut adalah perbandingan performa Como dan Inter di Serie A musim ini:
-
Poin Como: 58 (31 pertandingan) – Peringkat 5
-
Poin Inter: 72 (31 pertandingan) – Peringkat 1
-
Rekor Kandang Como: 9 menang, 5 imbang, 2 kalah
-
Rekor Tandang Inter: 10 menang, 2 imbang, 3 kalah
-
Target Como: Tiket Liga Champions (bersaing dengan Juventus, Roma, Atalanta)
Performa Terkini: Dua Tim dengan Tren Positif
Como datang dengan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi. Mereka belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi. Dari delapan pertandingan itu, Como menang lima kali dan seri tiga kali. Yang lebih impresif, mereka mencetak 15 gol dan hanya kebobolan 4 gol selama periode tersebut.
Di kandang sendiri, Como juga sedang dalam tren positif dengan tiga kemenangan beruntun serta produktivitas gol yang terus meningkat. Tim asuhan Cesc Fabregas ini tampil solid di lini belakang, terbukti dengan raihan lima clean sheet dalam delapan laga terakhir.
Inter Milan juga sedang dalam performa apik setelah melalui periode sulit. Nerazzurri sukses menghancurkan AS Roma dengan skor telak 5-2 di Giuseppe Meazza pada pekan lalu. Kemenangan ini menghentikan tren tiga laga tanpa kemenangan Inter, yang sebelumnya kalah dari AC Milan serta diimbangi Atalanta dan Fiorentina.
Secara keseluruhan, Inter hanya sekali kalah dalam 15 laga terakhir Serie A. Mereka juga memiliki serangan terbaik di liga dengan 71 gol, sementara Como memiliki pertahanan terbaik kedua dengan hanya 22 kebobolan.
Head to Head: Dominasi Total Inter, Tapi Ada Celah
Statistik head to head antara Como dan Inter Milan menunjukkan dominasi mutlak dari kubu Nerazzurri. Dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi, Inter menang empat kali dan satu kali imbang. Como bahkan belum pernah sekalipun mencetak gol ke gawang Inter dalam periode tersebut. Sebaliknya, gawang Como telah dijebol delapan kali oleh Inter.
Namun, ada satu fakta menarik yang bisa menjadi modal berharga bagi Como. Pada pertemuan terakhir mereka di Coppa Italia, tepatnya pada 3 Maret 2026, Como berhasil menahan imbang Inter 0-0 di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Meski tanpa gol, hasil ini menunjukkan bahwa Como mulai mampu menahan gempuran tim pemuncak klasemen.
Secara historis, kemenangan terakhir Como atas Inter terjadi di Sinigaglia pada Desember 1985. Namun, dengan investasi besar yang masuk ke klub milik taipan Indonesia, Como kini menjadi ancaman yang jauh lebih serius bagi rival-rival mereka di Lombardia.
Fakta Menarik Pertemuan Kedua Tim
-
Como tak pernah menang melawan Inter sejak Desember 1985
-
Como gagal mencetak gol dalam 5 laga terakhirnya melawan Inter
-
Inter gagal menang di 4 dari 5 laga tandang terakhirnya di semua kompetisi
-
Como mencatatkan clean sheet saat menahan imbang Inter di Coppa Italia, Maret 2026
Kabar Cedera: Pukulan Telak bagi Inter
Inter Milan dipastikan tidak bisa menurunkan dua pilar penting dalam laga ini. Lautaro Martinez, kapten sekaligus top skor tim dengan 16 gol di Serie A, mengalami cedera betis saat latihan dan harus menepi minimal dua pekan. Ini adalah pukulan telak mengingat performa Inter sangat berbeda saat sang kapten absen.
Sebelumnya, Lautaro baru saja pulih dari cedera dan sempat mencetak dua gol saat Inter menghajar AS Roma pekan lalu. Absennya kembali menjadi kehilangan besar bagi lini serang Nerazzurri. Selain itu, bek Yann Bisseck juga dipastikan absen karena cedera.
Di kubu Como, kabar baik datang dari lini depan. Jayden Addai memang cedera, dan Jesus Rodriguez serta Jacobo Ramon masih diragukan tampil. Namun, secara umum skuad Como dalam kondisi lebih fit dibanding lawan.
Prediksi Susunan Pemain
Berdasarkan analisis dan informasi terkini, berikut prediksi susunan pemain yang akan diturunkan kedua pelatih.
Como (4-2-3-1):
Jean Butez; Ivan Smolcic, Jacobo Ramon, Marc-Oliver Kempf, Alex Valle; Maximo Perrone, Lucas Da Cunha; Assane Diao, Nico Paz, Martin Baturina; Anastasios Douvikas
Inter Milan (3-5-2):
Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito
Tiga Pemain Kunci yang Wajib Diwaspadai
-
Nico Paz (Como): Gelandang serang kreatif dengan rating 7,55 menjadi otak permainan Como. Ia diandalkan untuk menciptakan peluang bagi Douvikas.
-
Federico Dimarco (Inter): Bek sayap dengan 14 assist di Serie A, terbanyak di tim. Umpan silangnya menjadi senjata mematikan Nerazzurri.
-
Anastasios Douvikas (Como): Top skor Como dengan 11 gol. Ia akan menjadi ujung tombak yang diandalkan membobol gawang Inter untuk pertama kalinya.
Analisis Taktis: Kekuatan dan Kelemahan
Como di bawah asuhan Cesc Fabregas tampil dengan organisasi pertahanan yang sangat rapi. Buktinya, mereka hanya kebobolan 22 gol sepanjang musim, catatan terbaik kedua di Serie A. Duet Maximo Perrone dan Lucas Da Cunha di lini tengah menjadi poros yang solid, sementara Nico Paz berperan sebagai kreator serangan.
Namun, masalah terbesar Como adalah ketidakmampuan mereka mencetak gol ke gawang Inter. Dalam lima pertemuan terakhir, gawang Inter masih perawan bagi Como. Fabregas pun menekankan pentingnya keberanian.
“Kami harus mencetak gol, bermain dengan berani. Kami tahu siapa Inter dan kami tahu kami bisa kalah, mereka memiliki pemain yang bisa membuat perbedaan. Tetapi kami akan menghadapi mereka dengan keyakinan untuk menang,” ujar Fabregas dilansir Kompas.com.
Inter Milan di bawah asuhan Cristian Chivu mengandalkan keseimbangan lini tengah dan kekuatan sayap melalui Dumfries dan Dimarco. Absennya Lautaro Martinez menjadi ujian berat, tetapi Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito siap mengisi kekosongan. Piotr Zielinski menegaskan timnya dalam kondisi optimal.
“Kami akan melakukan segalanya untuk meraih gelar. Tim kembali dengan energi yang tepat,” ujar Zielinski seperti dilansir Beritasatu.com.
Rekor Wasit dan Faktor X
Laga ini akan dipimpin oleh wasit Davide Massa. Massa sudah memimpin 14 laga Serie A musim ini dengan catatan 56 kartu kuning dan 7 kartu merah. Rekor Como saat diwasiti Massa: 5 laga, 2 menang, 1 imbang, dan 2 kalah. Sementara rekor Inter: 32 laga, 22 menang, 5 imbang, dan 5 kalah.
Satu faktor penting lainnya adalah motivasi. Como baru saja digeser Juventus dari posisi keempat, sehingga kemenangan sangat dibutuhkan untuk kembali ke zona Liga Champions. Di sisi lain, Inter ingin mempertahankan keunggulan tujuh poin atas Napoli dalam perburuan Scudetto.
Prediksi Skor
Laga ini diprediksi akan berlangsung sangat ketat. Como memiliki pertahanan solid dan tren tak terkalahkan dalam delapan laga. Namun, rekor buruk mereka melawan Inter menjadi beban psikologis yang berat.
Absennya Lautaro Martinez menjadi peluang emas bagi Como untuk memecah kebuntuan. Namun, Inter tetap memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Beberapa analis memprediksi skor imbang, seperti Como 1-1 Inter dari Football5Star dan Sports Mole, serta Como 2-2 Inter dari Predictz.
Berdasarkan analisis menyeluruh, SKORBOLA365 memprediksi pertandingan ini akan berakhir dengan skor 1-1. Como dipercaya mampu mencetak gol ke gawang Inter untuk pertama kalinya, tetapi Nerazzurri juga diprediksi bisa membalas melalui serangan balik cepat.
Jika Como mampu meraih kemenangan, itu akan menjadi sejarah besar sekaligus membuka peluang lebar menuju Liga Champions. Namun jika kalah, posisi mereka di klasemen akan semakin terancam oleh kejaran Juventus dan Roma.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Como vs Inter Milan
Kapan dan jam berapa pertandingan Como vs Inter Milan berlangsung?
Pertandingan Como vs Inter Milan akan digelar pada Senin, 13 April 2026, pukul 01.45 dini hari WIB. Lokasinya di Stadion Giuseppe Sinigaglia, kandang kebanggaan Como.
Siapa favorit dalam laga Como vs Inter Milan?
Inter Milan diunggulkan karena status pemuncak klasemen dan rekor head to head yang sangat dominan. Namun, Como sedang dalam performa apik dengan delapan laga tak terkalahkan dan bermain di kandang sendiri.
Apa prediksi skor untuk laga Como vs Inter Milan?
Berdasarkan analisis performa terkini dan data statistik, SKORBOLA365 memprediksi pertandingan akan berakhir imbang dengan skor 1-1.
Siapa saja pemain yang absen dalam laga ini?
Inter Milan dipastikan tanpa Lautaro Martinez (cedera betis) dan Yann Bisseck (cedera). Como kehilangan Jayden Addai (cedera), sementara Jesus Rodriguez dan Jacobo Ramon masih diragukan.
Kapan terakhir kali Como mengalahkan Inter Milan?
Kemenangan terakhir Como atas Inter Milan terjadi pada Desember 1985, lebih dari 40 tahun lalu. Sejak promosi ke Serie A, Como belum pernah sekalipun menang atau mencetak gol ke gawang Inter.
Kesimpulan: Laga Hidup Mati Como di Sinigaglia
Pertandingan Como vs Inter Milan pada 13 April 2026 bukan sekadar laga biasa. Ini adalah final kecil dalam perburuan tiket Liga Champions bagi Como, sekaligus langkah mantap menuju Scudetto bagi Inter. Como yang baru saja digeser Juventus dari posisi keempat harus mampu meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
Cesc Fabregas memiliki pekerjaan besar untuk memecah kebuntuan lima pertandingan tanpa gol ke gawang Inter. Namun, tren positif delapan laga tak terkalahkan dan absennya Lautaro Martinez menjadi modal berharga. Di sisi lain, Inter akan mengandalkan kedalaman skuad dan pengalaman untuk mengamankan tiga poin.
SKORBOLA365 akan terus memantau perjuangan Como di sisa musim Serie A. Pantau terus website kami untuk berita, analisis, dan prediksi sepak bola terkini lainnya. Satu hal yang pasti, laga di Sinigaglia nanti akan berjalan sengit dan penuh emosi. Mampukah Como mengukir sejarah?

