SKORBOLA365 – Manchester City akan menghadapi Manchester United di Old Trafford pada Minggu, 13 September 2026, kick-off pukul 22.30 WIB. Jelang laga tersebut, manajer City Enzo Maresca menegaskan bahwa tim-tim di Liga Inggris harus mampu beradaptasi dengan jadwal pertandingan yang tidak selalu seimbang.
Pernyataan ini muncul karena City memiliki waktu istirahat dua hari lebih banyak dibanding United. City menang 2-0 atas Porto di Liga Champions pada Selasa malam, sementara United baru menuntaskan laga melawan Sabah dengan skor 4-0 pada Kamis malam. Artinya, pasukan Michael Carrick punya waktu pemulihan dan persiapan yang lebih singkat.
Baca Juga: Alvaro Arbeloa Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Pertama di Premier League 2026/2027 yang Dipecat
Jawaban Singkat: Apa yang Dikatakan Maresca?
Maresca tidak mengeluh. Ia justru menyebut situasi ini sebagai hal yang wajar dalam sepakbola modern.
“Sejujurnya, pihak klub memberi tahu saya bahwa hal yang persis sama terjadi tahun lalu, ketika klub bermain melawan Napoli dan kemudian, dua hari berselang, bermain melawan Arsenal,” kata Maresca kepada BBC Sport.
Ia menambahkan, “Terkadang hal seperti ini terjadi dalam sepakbola. Saya yakin Man United akan siap menghadapinya. Kuncinya hanyalah beradaptasi.
Mengapa Jadwal Pertandingan Menjadi Sorotan Sebelum Derbi?
Derbi Manchester selalu menyita perhatian. Namun kali ini, sorotan bukan hanya soal kualitas pemain atau taktik, melainkan soal jam istirahat.
City bermain di Porto pada Selasa malam waktu setempat. United bermain di Old Trafford melawan Sabah sekitar 48 jam setelahnya. Perbedaan ini memberi City waktu tambahan untuk memulihkan kondisi fisik pemain, menyusun strategi, dan mengurangi risiko cedera.
Bagi United, waktu persiapan yang lebih pendek berarti sesi latihan taktik harus dipangkas. Pemain yang tampil melawan Sabah juga punya waktu lebih sedikit untuk melakukan recovery, seperti fisioterapi, latihan ringan, dan istirahat berkualitas.
Perbandingan Waktu Istirahat Manchester City dan Manchester United
| Aspek | Manchester City | Manchester United |
|---|---|---|
| Laga terakhir | Porto (Liga Champions), Selasa | Sabah (Liga Champions), Kamis |
| Waktu istirahat sebelum derbi | Sekitar 5 hari | Sekitar 3 hari |
| Laga berikutnya | Norwich (Carabao Cup), Kamis | Brighton (Carabao Cup), Rabu |
| Posisi liga saat ini | Peringkat 1 (9 poin) | Peringkat 11 (4 poin) |
Sumber: BBC Sport, Liputan6, klasemen sementara Liga Inggris 2026/2027.
Maresca Menolak Berdalih, Ini Alasannya
Maresca punya alasan kuat untuk tidak menjadikan jadwal sebagai tameng. Ia pernah berada di posisi sebaliknya.
Situasi Serupa yang Pernah Dialami Manchester City Musim Lalu
Pada September tahun lalu, City menghadapi situasi yang jauh lebih berat. Mereka bermain melawan Napoli pada Kamis malam, lalu menghadapi Arsenal dua hari kemudian. Saat itu, Arsenal sudah bermain lebih awal pada Selasa di Liga Champions.
Manajer City kala itu, Pep Guardiola, bahkan sempat melontarkan gurauan bahwa ia akan mengajak pemainnya “ hiking di pegunungan ” untuk menghadapi jadwal tersebut. Namun City tetap melaju dan menuntaskan laga dengan performa kompetitif.
Bagi Maresca, pengalaman itu menjadi pelajaran: jadwal padat bukan alasan untuk menurunkan standar. “Hal itu terjadi pada kami tahun lalu, musim ini terjadi pada mereka, dan musim depan mungkin akan terjadi pada tim lain,” ujarnya.
Format Baru Liga Champions dan Dampaknya pada Jadwal
Kepadatan jadwal bukan fenomena musiman. Format baru Liga Champions memainkan peran besar.
Sejak musim 2024/2025, Liga Champions menggunakan format league phase dengan 36 tim. Setiap klub memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda — empat kandang, empat tandang–. Sebelumnya, fase grup hanya memainkan enam laga.
Artinya, klub-klub peserta Liga Champions kini memainkan dua pertandingan tambahan sebelum akhir Januari. Ditambah Carabao Cup dan Liga Inggris, total pertandingan yang harus dijalani tim papan atas bisa sangat padat.
City dan United sama-sama merasakan dampaknya. Setelah derbi, City akan menjamu Norwich di Carabao Cup pada Kamis, sementara United menghadapi Brighton di Old Trafford pada Rabu.
Kondisi Skuad Jelang Derbi: Siapa Siap, Siapa Absen?
Maresca juga memberikan kabar campuran soal kondisi pemain.
Nico O’Reilly dipastikan kembali setelah absen dua laga karena masalah punggung. Gelandang muda Inggris itu disebut “100 persen tersedia”.
Namun, Jérémy Doku masih belum bisa bermain. Pemain asal Belgia itu mengalami cedera betis dan masih butuh beberapa hari lagi untuk pulih.
Bagi City, kembalinya O’Reilly memberi opsi tambahan di lini tengah dan sayap kiri. Sementara absennya Doku mengurangi ancaman kecepatan di sisi sayap — sesuatu yang biasanya menjadi senjata City dalam membuka pertahanan lawan.
Apakah Keunggulan Istirahat Menjamin Kemenangan?
Tidak. Sejarah derbi Manchester menunjukkan bahwa keunggulan fisik tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir.
City belum menang di Old Trafford dalam tiga tahun terakhir. Dalam enam pertemuan terakhir dengan United, City hanya menang dua kali. United, di bawah asuhan Carrick, juga dikenal mampu tampil lebih baik saat menghadapi tim-tim besar.
Faktor lain yang sering diabaikan: derbi adalah pertandingan yang sarat emosi. Motivasi, atmosfer stadion, dan momen individu bisa mengalahkan keunggulan istirahat dua hari. Pemain yang lebih lelah secara fisik bisa saja tampil lebih tajam karena adrenalin dan tekanan pertandingan.
Apa Arti Derbi Ini bagi Maresca dan City?
Ini akan menjadi derbi Manchester pertama bagi Maresca sebagai manajer. Ia sebelumnya pernah bekerja sebagai asisten Guardiola di City, jadi ia sudah memahami intensitas rivalitas ini.
City saat ini memimpin klasemen Liga Inggris dengan sembilan poin dari tiga laga. United mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan. Kemenangan di Old Trafford akan memperlebar jarak dan memperkuat posisi City di puncak.
Namun Maresca menolak menjadikan laga ini sebagai panggung pribadi. “Laga ini penting karena berbagai alasan. Kami tahu betapa pentingnya derbi, terutama di sini. Ini pertandingan spesial. Yang terpenting adalah kami mencoba menjadi diri sendiri, lalu kita lihat hasil akhirnya,” katanya.
Kesimpulan
Pernyataan Maresca menyoroti satu kenyataan yang jarang dibahas: dalam sepakbola modern, keunggulan jadwal bisa menjadi faktor, tetapi bukan penentu. Yang membedakan tim bukanlah siapa yang mendapat istirahat lebih banyak, melainkan siapa yang paling siap beradaptasi.
City punya waktu pemulihan lebih panjang. United punya tekanan dan motivasi lebih tinggi karena bermain di kandang. Derbi Manchester di Old Trafford akan menjadi ujian nyata bagi filosofi “adaptasi” yang diusung Maresca.
Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan Liga Inggris dan jadwal pertandingan lainnya, SKOR BOLA 365 menyediakan informasi dan analisis seputar sepakbola yang bisa menjadi referensi tambahan.
5. FAQ
Apakah Enzo Maresca masih manajer Manchester City?
Ya. Maresca menggantikan Pep Guardiola yang mundur pada Mei 2026. Ia menandatangani kontrak tiga tahun hingga musim panas 2029.
Berapa selisih waktu istirahat antara Manchester City dan Manchester United sebelum derbi?
Sekitar dua hari. City bermain pada Selasa malam, United pada Kamis malam.
Apa penyebab jadwal padat di Liga Inggris musim ini?
Salah satu faktor utamanya adalah format baru Liga Champions. Setiap tim memainkan delapan pertandingan di league phase, dua lebih banyak dibanding format grup sebelumnya–.
Apakah Manchester City diunggulkan dalam derbi ini?
Dari sisi posisi liga dan waktu istirahat, City lebih diunggulkan. Namun sejarah derbi menunjukkan United bisa tampil lebih baik saat menghadapi tim kuat, terutama di Old Trafford.
Kapan derbi Manchester digelar?
Minggu, 13 September 2026, kick-off pukul 22.30 WIB di Old Trafford


